Arti Kata "telegraf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "telegraf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

telegraf

te·le·graf /télégraf/ n pesawat untuk mengirim berita cepat ke tempat yg jauh (dng kawat dan kekuatan listrik): kantor -- , kantor tempat mengirimkan dan menerima kabar kawat; kawat -- , kawat yg dipakai untuk menyampaikan kabar kawat;
-- nirkabel telegraf tanpa pemancar radio

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "telegraf"

📝 Contoh Penggunaan kata "telegraf" dalam Kalimat

1.Pada tahun 1850, telegraf pertama kali digunakan untuk mengirimkan kabar cepat ke seluruh dunia.
2.Kantor pos menggunakan telegraf untuk mengirimkan berita penting ke kantor lainnya di daerah yang jauh.
3.Dia bekerja sebagai operator telegraf selama 10 tahun dan sangat ahli dalam mengirimkan berita cepat.
4.Pada abad ke-19, telegraf menjadi cara utama untuk mengirimkan berita dari satu tempat ke tempat lainnya.
5.telegraf kabel masih digunakan di beberapa bagian dunia untuk mengirimkan berita penting.

📚 Artikel terkait kata "telegraf"

Mengenal Kata 'telegraf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Telegraf" - Sejarah dan Relevansi di Era Digital

Kata "telegraf" memiliki makna yang sangat luas dan menarik. Dalam arti resmi, telegraf adalah pesawat untuk mengirim berita cepat ke tempat yang jauh dengan menggunakan kawat dan kekuatan listrik. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, pengertian telegraf juga telah berkembang menjadi kawat nirkabel tanpa pemancar radio. Sejarah telegraf dimulai pada abad ke-19, ketika Samuel Morse mengembangkan sistem komunikasi yang memungkinkan pengiriman pesan cepat melalui kabel. Sistem ini sangat revolusioner pada masa itu dan memungkinkan komunikasi yang lebih cepat dan efisien. Telegraf kemudian menjadi sangat populer dan digunakan dalam berbagai bidang, termasuk industri, pemerintahan, dan militer. Telegraf masih digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya, "Telegraf mengirim berita tentang gempa bumi yang terjadi di Jawa" atau "Kantor telegraf di Jakarta menerima kabar dari kantor telegraf di Jakarta". Telegraf juga digunakan dalam kalimat yang lebih formal, seperti "Pemerintah menggunakan sistem telegraf untuk mengirimkan informasi kepada masyarakat". Namun, dengan kemajuan teknologi, penggunaan telegraf telah menurun. Banyak sistem komunikasi yang lebih modern dan canggih telah digunakan, seperti telepon, email, dan media sosial. Meskipun demikian, telegraf masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang sejarah dan ilmu komunikasi. Telegraf juga masih digunakan dalam beberapa industri, seperti telekomunikasi dan energi. Dalam budaya Indonesia modern, telegraf memiliki makna yang lebih simbolis. Telegraf sering digunakan sebagai simbol komunikasi yang cepat dan efisien. Namun, dalam beberapa kalangan, telegraf juga digunakan sebagai simbol kekunoan dan kurang modern.