Arti Kata "tungro" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tungro" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tungro

tung·ro n wereng hijau

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tungro"

📝 Contoh Penggunaan kata "tungro" dalam Kalimat

1.Pengunjung ke taman nasional tergila-gila melihat tungro yang berwarna hijau dan menarik.
2.Banyak petani di pedesaan yang mengalami kerugian karena hama tungro yang menyerang tanaman jagung mereka.
3.Para ilmuwan sedang melakukan penelitian untuk menemukan cara mengendalikan populasi tungro pada tanaman jagung.
4.Pada musim panas, bayi burung yang baru menetas sangat rentan terhadap serangan hama tungro di lingkungan sekitar.
5.Hari ini, kelompok petani lokal mengadakan pertemuan untuk membahas cara mengatasi hama tungro yang mengganggu produksi mereka.

📚 Artikel terkait kata "tungro"

Mengenal Kata 'tungro' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tungro": Makna dan Kaitannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "tungro" seringkali tidak familiar di telinga kita, tetapi bagaimana jika kita mengetahui makna sebenarnya dari kata ini? Menurut KBBI, tungro merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut wereng hijau yang memiliki warna hijau yang mencolok. Kata ini memiliki asal-usul yang khas dan unik dalam konteks budaya Indonesia. Tungro seringkali diasosiasikan dengan kehidupan di pinggir sawah atau sungai, di mana wereng hijau ini hidup bersama dengan iklim tropis Indonesia. Dalam sejarah, kata tungro telah digunakan sebagai istilah untuk menandai adanya wereng hijau di suatu tempat, sehingga masyarakat setempat dapat mengenali dan menghindarinya. Dalam konteks sosial, kata tungro juga memiliki makna sebagai simbol kehidupan yang beragam dan kompleks. Berikut beberapa contoh penggunaan kata tungro dalam kalimat yang alami: * "Di pinggir sungai, banyak sekali tungro yang hidup bersama dengan ikan dan hewan lainnya." * "Pengendara motor harus berhati-hati saat melintas di atas jalan yang banyak tungro dan serangga lainnya." * "Kita harus menjaga lingkungan agar tidak ada tungro yang merusak tanaman dan lingkungan sekitar." Dalam kehidupan sehari-hari, kata tungro memiliki relevansi yang signifikan dalam beberapa aspek. Pertama, kata ini dapat digunakan sebagai simbol kehidupan yang beragam dan kompleks. Kedua, kata tungro juga dapat digunakan sebagai istilah untuk menandai adanya wereng hijau di suatu tempat. Terakhir, kata tungro juga dapat digunakan sebagai inspirasi untuk menjaga lingkungan dan menghargai kehidupan yang beragam.