Arti Kata "syapaat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "syapaat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

syapaat

sya·pa·at ? syafaat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "syapaat"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "syapaat" dalam Kalimat

1.Dalam konteks agama, syafaat Nabi Muhammad SAW sangat ditunggu oleh umat Islam di hari kiamat.
2.Pemerintah memberikan syafaat kepada korban bencana alam dengan menyediakan bantuan dan dukungan yang besar.
3.Sebagai seorang pengajar, saya selalu ingat akan syafaat guru saya yang membantu saya menyelesaikan masalah saya.
4.Keluarga kami sangat menghargai syafaat tetangga kami yang selalu membantu kami dalam kebutuhan sehari-hari.
5.Dalam sebuah novel, tokoh utama mencari syafaat dari orang bijak untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya.

πŸ“š Artikel terkait kata "syapaat"

Mengenal Kata 'syapaat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "syapaat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "syapaat" sering kali digunakan dalam konteks keagamaan, namun apa sebenarnya maknanya? Secara resmi, kata ini terdiri dari dua bagian: syaΒ·paΒ·at (sya-, pa-, at). Dalam arti resmi, kata "syapaat" memiliki makna sebagai syaΒ·faΒ·fat (syafa', fafat), yaitu bentuk lain dari kata "syafaat". Dalam sejarah, kata "syapaat" telah digunakan dalam beberapa konteks, terutama dalam agama Islam. Konsep syafaat ini berhubungan dengan perlindungan atau pengamanan dari Allah SWT melalui perantaraan nabi-nabi atau orang-orang saleh. Dalam praktiknya, syafaat sering digunakan sebagai istilah dalam doa dan ibadah. Contoh penggunaan kata "syapaat" dalam kalimat yang alami adalah: "Dalam doa shalat, kita meminta syafaat kepada Allah SWT melalui perantaraan Nabi Muhammad SAW." Atau, "Dalam hadits, Rasulullah SAW meminta syafaat kepada Allah SWT untuk membantu umatnya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "syapaat" memiliki relevansi yang luas. Banyak orang menggunakan kata ini dalam konteks keagamaan, namun juga dalam konteks sosial dan budaya. Contohnya, dalam sebuah keluarga, istilah "syapaat" digunakan untuk menggambarkan perlindungan atau pengamanan yang diberikan oleh orang tua terhadap anak-anaknya. Kata "syapaat" juga memiliki hubungan dengan konsep amal (amal) dan iman (iman) dalam agama Islam. Dengan memiliki iman yang kuat dan melakukan amal yang baik, seseorang dapat meminta syafaat kepada Allah SWT dan menerima perlindungan-Nya. Dalam kesimpulan, kata "syapaat" memiliki makna yang luas dan kompleks, terutama dalam konteks agama Islam. Dengan memahami makna dan konteks kata ini, kita dapat lebih memahami konsep syafaat dan perlindungan Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.