Arti Kata "turisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "turisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

turisme

tu·ris·me n perihal perpelancongan; kepariwisataan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "turisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "turisme" dalam Kalimat

1.Pemerintah meluncurkan program untuk meningkatkan industri turisme di daerah tersebut.
2.Dari tahun ke tahun, angka kunjungan wisatawan di kota ini meningkat drastis karena potensi turisme yang besar.
3.Masyarakat setempat berharap kegiatan turisme dapat membantu meningkatkan pendapatan mereka.
4.Pengembangan turisme harus dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab dan tidak merusak lingkungan.
5.Pendidikan pariwisata menjadi salah satu program utama bagi perguruan tinggi untuk melatih calon profesional di bidang turisme.

📚 Artikel terkait kata "turisme"

Mengenal Kata 'turisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Turisme" - Inspirasi dan Motivasi untuk Perjalanan

Kata "turisme" memiliki makna yang luas dalam konteks perjalanan wisata. Dalam arti resmi, turisme merujuk pada perihal perpelancongan dan kepariwisataan. Konsep ini telah berkembang sejak zaman kuno, ketika orang-orang mencari tempat-tempat yang indah dan unik untuk berwisata. Dalam sejarah, turisme telah berkembang sebagai industri yang signifikan, dengan banyak negara yang berinvestasi dalam infrastruktur dan fasilitas pariwisata untuk meningkatkan pengalaman wisatawan. Turisme tidak hanya tentang mengunjungi tempat-tempat wisata, tetapi juga tentang merasakan budaya dan kehidupan setempat. Misalnya, ketika kita berkunjung ke Bali, kita tidak hanya melihat keindahan alamnya, tetapi juga menyaksikan prosesi upacara adat dan merasakan kelezatan kuliner khas Nusantara. Atau, ketika kita mengunjungi Tokyo, kita tidak hanya melihat bangunan-bangunan megahnya, tetapi juga menyajikan diri dengan kebudayaan Jepang yang unik dan kaya. Dengan demikian, turisme dapat menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan dan berharga. Dalam kehidupan sehari-hari, turisme memiliki relevansi yang signifikan dalam mempromosikan kepariwisataan dan meningkatkan ekonomi lokal. Indonesia, sebagai negara dengan keanekaragaman budaya dan keindahan alam yang luar biasa, memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata yang populer. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran dan kesetiaan turisme dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.