Arti Kata "unggis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "unggis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

unggis

ung·gis, meng·ung·gis v menggigit sedikit-sedikit; mengerat (mengupas) dng gigi berdikit-dikit spt orang makan tebu; mengerip; mengerumit;
peng·ung·gis n binatang yg mengunggis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "unggis"

📝 Contoh Penggunaan kata "unggis" dalam Kalimat

1.Ia mulai mengunggis buah tebu dengan hati-hati.
2.Di hutan, beberapa spesies hewan dikenal sebagai pengunggis yang bisa menggigit kulit kayu.
3.Pekerja perkebunan mengunggis batang bambu untuk mengupas kulit luar.
4.Pengunggis kecil memangsa serangga kecil di hutan dengan giginya yang tajam.
5.Di kebersamaan, teman-teman sering mengunggis lelucon lucu yang membuat kami tertawa.

📚 Artikel terkait kata "unggis"

Mengenal Kata 'unggis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Unggis" dan Keterangannya dalam Bahasa Indonesia

Kata "unggis" adalah istilah yang mungkin asing bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan bahasa daerah atau kata-kata kuno. Namun, dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia, kata ini memiliki makna yang unik dan relevan. Secara umum, kata "unggis" memiliki arti sebagai menggigit sedikit-sedikit atau mengerat dengan gigi berdikit-dikit, seperti ketika seseorang makan tebu. Dalam sejarah, kata "unggis" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku binatang yang menggigit atau mengupas benda-benda dengan gigi berdikit-dikit. Misalnya, "binatang tersebut mengunggis kayu hingga menjadi berlubang-lubang." Atau, "ia mengunggis buah durian hingga hancur." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "unggis" masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, "ia mengunggis daging sapi hingga menjadi berlemak-lemak," atau "ia sedang mengunggis kayu hingga menjadi halus." Secara umum, kata "unggis" memiliki makna yang positif, yaitu menggigit atau mengupas benda-benda dengan gigi berdikit-dikit untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "unggis" masih memiliki relevansi. Misalnya, dalam pertanian, kata "unggis" digunakan untuk menggambarkan proses penggilingan atau pengupasan biji-bijian hingga menjadi halus. Atau, dalam industri, kata "unggis" digunakan untuk menggambarkan proses penggilingan atau pengupasan bahan-bahan hingga menjadi halus. Dengan demikian, kata "unggis" memiliki makna yang unik dan relevan dalam bahasa Indonesia. Meskipun mungkin asing bagi banyak orang, kata ini memiliki konteks historis dan budaya yang menarik untuk dipelajari dan dipahami.