Arti Kata "ungkang-ungkit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ungkang-ungkit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ungkang-ungkit

ung·kang-ung·kit ? unggang-unggit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ungkang-ungkit"

📝 Contoh Penggunaan kata "ungkang-ungkit" dalam Kalimat

1.Pemuda itu mulai mengungkang-ungkit mobil baru di atas jalan raya.
2.Dalam bahasanya sendiri, dia bilang bahwa ungkang-ungkit adalah cara efektif untuk memeriksa ban.
3.Banyak orang yang mengungkang-ungkit mobil sebelum berangkat berwisata.
4.Pengemudi harus berhati-hati saat mengungkang-ungkit mobil di atas jalan berlubang.
5.Orang tua meminta anaknya untuk mengungkang-ungkit sepeda sebelum memulai perjalanan.

📚 Artikel terkait kata "ungkang-ungkit"

Mengenal Kata 'ungkang-ungkit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ungkang-ungkit" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ungkang-ungkit" dapat ditemukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dengan definisi 'ungkang-ungkit : unggang-unggit'. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan suara atau gerakan yang tak teratur atau tidak beraturan. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata ini sering terkait dengan kegiatan ritual atau upacara adat yang melibatkan suara-suara unik dan gerakan-gerakan yang tidak terprediksi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ungkang-ungkit" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi. Misalnya, "Suara hujan yang mengguyur di atas rumah kami membentuk suara unik yang terdengar seperti ungkang-ungkit." Atau, "Gerakan tarian tradisional yang berirama khas membentuk gerakan yang serupa ungkang-ungkit." Kata "ungkang-ungkit" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam lagu-lagu tradisional, ungkang-ungkit dapat digunakan sebagai alat untuk menggambarkan suasana hati yang tidak terjalin atau tidak teratur. Dalam konteks modern, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan suara-suara yang tidak terprediksi dalam musik elektronik atau musik alternatif.