Arti Kata "was" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "was" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

was

was ? waswas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "was"

📝 Contoh Penggunaan kata "was" dalam Kalimat

1.Dalam proses investigasi, polisi menanyakan saksi tentang apa yang was pada malam itu.
2.Ketika mendengar berita itu, saya was untuk segera menghubungi teman saya.
3.Dalam buku sastra, karakter utama memiliki kecenderungan was untuk berpikir tentang masa lalu.
4.Dalam konteks keagamaan, was biasanya digunakan untuk menggambarkan perasaan curiga atau was-was.
5.Dalam proses belajar, guru membantu siswa untuk menghilangkan was tentang konsep matematika yang sulit.

📚 Artikel terkait kata "was"

Mengenal Kata 'was' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "was" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "was" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks spiritual dan filsafat. Secara umum, "was" merujuk pada keadaan atau kondisi semula, yang kemudian berubah menjadi sesuatu yang baru. Konsep ini memiliki latar belakang yang cukup dalam sejarah dan budaya Indonesia, terutama dalam tradisi Sufisme dan filsafat kejawen. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "was" dalam kalimat yang alami: "Dia pernah menjadi anak yang suka bermain, tapi sekarang sudah menjadi orang dewasa yang bekerja keras." Dalam kalimat ini, "was" digunakan untuk menggambarkan perubahan pada kondisi atau keadaan seseorang. Contoh lain adalah: "Bumi dulu was seperti planet yang berdebu, tapi sekarang sudah menjadi tempat tinggal yang indah." Dalam kalimat ini, "was" digunakan untuk menggambarkan perubahan pada kondisi atau keadaan alam. Kata "was" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks motivasi dan inspirasi, kata "was" dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan positif yang terjadi dalam diri seseorang. Misalnya, "Dia was orang yang suka menyerah, tapi sekarang sudah menjadi orang yang berani mencoba." Dalam contoh ini, kata "was" digunakan untuk menggambarkan perubahan pada kepribadian atau kemampuan seseorang.