Arti Kata "upah perangsang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "upah perangsang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

upah perangsang

upah yang dibayarkan untuk mendorong kegairahan bekerja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "upah perangsang"

📝 Contoh Penggunaan kata "upah perangsang" dalam Kalimat

1.Gaji perangsang yang diterima oleh karyawan di negara maju sangat tinggi.
2.Dalam kontrak kerjanya, dia mengetahui bahwa upah perangsang akan diberikan setelah mencapai target.
3.Pemerintah berencana untuk memberikan upah perangsang kepada para pelajar yang memiliki prestasi baik.
4.Ia berharap dapat menerima gaji perangsang yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
5.Pengusaha sukses itu menuturkan bahwa upah perangsang telah mendorong karyawannya untuk bekerja keras.

📚 Artikel terkait kata "upah perangsang"

Mengenal Kata 'upah perangsang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Upah Perangsang" - Inspirasi dan Motivasi

Upah perangsang adalah konsep yang digunakan dalam ekonomi untuk meningkatkan produktivitas dan kegairahan bekerja. Dalam arti resmi, upah perangsang adalah **upah yang dibayarkan untuk mendorong kegairahan bekerja**. Konsep ini muncul pada abad ke-19 sebagai salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menghadapi persaingan bisnis yang ketat. Dalam konteks ekonomi, upah perangsang digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Ini dilakukan dengan memberikan **upah perangsang** kepada pekerja yang telah mencapai target atau prestasi yang tinggi. Dengan demikian, pekerja akan merasa lebih motivasi untuk bekerja lebih keras dan meningkatkan kinerjanya. Contoh penggunaan kata "upah perangsang" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - Perusahaan baru ini memberikan **upah perangsang** kepada karyawannya yang telah mencapai target penjualan yang tinggi. - Upah perangsang yang diberikan oleh perusahaan ini sangat efektif dalam meningkatkan produktivitas dan kegairahan bekerja. - Perusahaan ini menggunakan **upah perangsang** sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menghadapi persaingan bisnis yang ketat. Relevansi kata "upah perangsang" dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern dapat dilihat dalam beberapa aspek. Pertama, **upah perangsang** dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja dalam berbagai sektor, seperti industri, jasa, dan lain-lain. Kedua, konsep ini dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi dan kegairahan bekerja di kalangan pekerja. Ketiga, **upah perangsang** dapat digunakan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menghadapi persaingan bisnis yang ketat dalam era globalisasi.