Arti Kata "upah terutang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "upah terutang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

upah terutang

upah yang seharusnya dibayar, tetapi masih ditahan atau belum dibayar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "upah terutang"

📝 Contoh Penggunaan kata "upah terutang" dalam Kalimat

1.upah terutang yang belum dibayarkan ke pekerja telah menimbulkan ketegangan.
2.Pemerintah harus segera membayar upah terutang kepada para kontraktor yang telah melakukan pekerjaan.
3.Perusahaan harus memperhatikan upah terutang yang masih belum dibayarkan kepada karyawannya.
4.upah terutang yang belum dibayarkan ke pekerja adalah suatu pelanggaran hukum yang serius.
5.Pembayaran upah terutang kepada pekerja harus dilakukan secara bertahap dan transparan.

📚 Artikel terkait kata "upah terutang"

Mengenal Kata 'upah terutang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Upah Terutang" - Pentingnya Pembayaran yang Tepat Waktu

Pada dasarnya, kata **upah terutang** memiliki makna yang sederhana, yaitu **upah yang seharusnya dibayar** tetapi masih ditahan atau belum dibayar. Namun, dalam konteks historis dan sosial, konsep ini memiliki kedalaman yang lebih dalam. Faktanya, **upah terutang** menjadi isu yang sensitif dan menyangkut hak pekerja, ketertiban industri, dan bahkan stabilitas ekonomi. Dalam praktiknya, **upah terutang** sering kali muncul dalam konteks perburuhan dan hukum tenaga kerja. Dalam beberapa kasus, pekerja mungkin tidak menerima upah mereka secara tepat waktu, sehingga **upah terutang** menjadi persoalan yang perlu diselesaikan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **upah terutang** dalam kalimat yang alami: - Perusahaan harus membayar **upah terutang** kepada karyawan mereka selama beberapa bulan terakhir. - Pemerintah harus menyelesaikan **upah terutang** yang dibebankan kepada pekerja konstruksi. - Upaya untuk menyelesaikan **upah terutang** telah menjadi prioritas utama dalam kesepakatan baru antara perusahaan dan serikat buruh. Dalam kehidupan sehari-hari, **upah terutang** memiliki dampak yang signifikan. Ketika pekerja menerima **upah terutang**, mereka dapat meningkatkan keseimbangan keuangan mereka dan mencapai stabilitas finansial yang lebih baik. Dalam konteks budaya Indonesia modern, **upah terutang** juga berkaitan dengan isu-isu sosial yang lebih luas, seperti kesetaraan dan keadilan dalam masyarakat. Dengan demikian, **upah terutang** bukan hanya masalah keuangan, tetapi juga merupakan isu yang menyangkut nilai-nilai sosial dan moral yang lebih dalam. Maka dari itu, penting bagi pihak yang terkait untuk menyelesaikan **upah terutang** secara tepat waktu dan adil, sehingga pekerja dapat menikmati hak mereka yang layak.