Arti Kata "urinometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "urinometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

urinometer

uri·no·me·ter /urinométer/ n alat untuk mengukur berat jenis urine

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "urinometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "urinometer" dalam Kalimat

1.Penggunaan urinometer dalam laboratorium medis sangat penting untuk mendiagnosis penyakit ginjal.
2.Dokter menggunakan urinometer untuk mengukur berat jenis urine pasien yang sedang sakit ginjal.
3.Dalam ilmu fisika, urinometer digunakan sebagai contoh peralatan untuk mengukur densitas cairan.
4.Mahasiswa harus memahami cara menggunakan urinometer dengan benar dalam praktikum kimia.
5.Dokter spesialis ginjal memahami bahwa hasil pengukuran dari urinometer sangat menentukan diagnosis pasien.

📚 Artikel terkait kata "urinometer"

Mengenal Kata 'urinometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Urinometer" - Alat Unggul dalam Mengukur Berat Jenis Urine

Kata "urinometer" pertama kali muncul dalam konteks ilmu kedokteran dan biomedis. Dalam arti resmi, urinometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur berat jenis urine. Makna ini terkait erat dengan penelitian dan pengembangan dalam bidang medis, terutama dalam penilaian kondisi kesehatan penderita. Dalam sejarahnya, urinometer telah menjadi alat penting dalam meneliti sifat urine dan mendiagnosis penyakit. Dalam prakteknya, urinometer sering digunakan dalam beberapa situasi. Seperti ketika seorang dokter memerlukan data tentang berat jenis urine pasien untuk menentukan jenis penyakit yang dideritanya. Selain itu, urinometer juga digunakan dalam laboratorium untuk memahami sifat kimia urine dan mengidentifikasi kemungkinan penyakit. Contoh penggunaan urinometer dalam kalimat alami adalah: "Dokter menggunakan urinometer untuk mengukur berat jenis urine pasien yang diduga menderita penyakit ginjal." Dalam kehidupan sehari-hari, urinometer bukanlah alat yang sering digunakan. Namun, penting untuk memahami peran alat ini dalam bidang medis. Dalam budaya Indonesia modern, urinometer lebih sering dijumpai dalam konteks penelitian dan pengembangan dalam bidang kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami makna dan manfaat dari urinometer dalam bidang kesehatan.