Arti Kata "lekok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lekok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lekok

le·kok n 1 kelok; keluk; 2 lekuk;
me·le·kok·kan v mengelokkan; membengkokkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lekok"

📝 Contoh Penggunaan kata "lekok" dalam Kalimat

1.Saat memasang pagar di halaman rumah, seorang tukang harus memastikan agar tembok tidak terlalu lekok agar kuat.
2.Dalam proses pembuatan mobil, mesin harus dirancang untuk dapat menahan lekok yang terjadi saat terjadi benturan.
3.Penggunaan besi ulir dalam konstruksi bangunan sangat efektif karena mampu menahan lekok dengan baik.
4.Seorang seniman menggunakan teknik lekok untuk menciptakan patung yang unik dan menarik perhatian.
5.Dalam proses pembelajaran di sekolah, guru harus dapat menjelaskan konsep lekok pada siswa agar mereka dapat memahami dengan baik.

📚 Artikel terkait kata "lekok"

Mengenal Kata 'lekok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lekok" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lekok" memiliki makna yang sederhana namun penting dalam bahasa Indonesia. Kata ini memiliki dua arti utama, yaitu lekok sebagai kelok atau keluk, dan melekokkan sebagai mengelokkan atau membengkokkan. Kata ini memiliki akar yang sama dengan kata "lekuk", yang berarti sudut atau belokan. Dalam konteks sejarah, kata "lekok" telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial. Hal ini menunjukkan bahwa kata ini telah menjadi bagian dari identitas bahasa Indonesia sejak lama. Dalam masyarakat modern, kata "lekok" masih digunakan dalam berbagai konteks, seperti pada jalan raya, bangunan, atau bahkan dalam desain grafis. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "lekok" dalam kalimat yang alami: * Jalan raya ini memiliki lekok yang tajam, sehingga perlu berhati-hati saat berkendara. * Desain grafis ini menggunakan lekok yang unik untuk menciptakan efek yang menarik. * Buku ini memiliki lekok yang tebal, sehingga tidak mudah untuk dibawa. Kata "lekok" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat kita berjalan di jalan raya, kita harus berhati-hati dengan lekok yang tajam untuk menghindari kecelakaan. Atau, saat kita membuat desain grafis, kita harus memilih lekok yang tepat untuk menciptakan efek yang menarik. Dalam budaya Indonesia modern, kata "lekok" menjadi bagian dari bahasa sehari-hari, sehingga orang-orang dapat berkomunikasi dengan lebih efektif dan efisien.