Arti Kata "wagu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wagu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wagu

wa·gu a 1 kaku: krn ia masih dl taraf belajar, dl membawakan tariannya kelihatan gerak-geriknya masih --; 2 bersahaja; lugas: ia belumlah pelukis ulung sehingga lukisannya kelihatan masih --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wagu"

📝 Contoh Penggunaan kata "wagu" dalam Kalimat

1.Dalam kelas itu, dia masih wagu dalam mengikuti arahan guru.
2.Pada pameran seni, karyanya terlihat wagu karena belum berkembang.
3.Karena masih wagu dalam bermain gitar, lagu yang dia nyanyikan terdengar tidak seimbang.
4.Dalam perayaan di desa, gerakan tariannya terlihat wagu karena belum sepenuhnya terlatih.
5.Dia masih wagu dalam berbicara bahasa asing, jadi berbicara dengan pelan agar tidak salah eja.

📚 Artikel terkait kata "wagu"

Mengenal Kata 'wagu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "wagu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "wagu" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun masih banyak orang yang tidak menyadari maknanya. Dalam arti resmi, kata "wagu" memiliki arti "kaku" atau "bersahaja". Kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih dalam tahap pembelajaran atau belum memiliki keterampilan yang memadai. Dalam sejarah, kata "wagu" dipengaruhi oleh bahasa Belanda, yaitu "wag" yang berarti "kaku" atau "bersahaja". Pada saat itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang belum memiliki pengalaman atau keterampilan yang memadai dalam melakukan sesuatu. Dalam konteks sosial, kata "wagu" juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih dalam tahap pembelajaran atau belum memiliki keterampilan yang memadai.

Contoh Penggunaan Kata "wagu" dalam Kalimat

- Saya masih dalam tahap belajar, jadi gerak-gerikku masih **wagu** saat membawakan tarian. - Ia belum pelukis ulung, sehingga lukisannya masih **wagu**. - Saya masih belum mahir bermain gitar, jadi musikku masih terdengar **wagu**.

Relevansi Kata "wagu" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "wagu" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks pendidikan, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih dalam tahap pembelajaran atau belum memiliki keterampilan yang memadai. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih dalam tahap pembelajaran atau belum memiliki keterampilan yang memadai. Dalam konteks budaya, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih dalam tahap pembelajaran atau belum memiliki keterampilan yang memadai. Dengan demikian, kata "wagu" memiliki arti yang luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.