Arti Kata "waruga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "waruga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

waruga

1wa·ru·ga Sd n badan; tubuh; sosok tubuh

2wa·ru·ga n bentuk kuburan batu yg banyak ditemukan di Minahasa (Sulawesi Utara) berupa peti batu kecil berbentuk kubus dan mempunyai tutup berbentuk atap rumah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "waruga"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "waruga" dalam Kalimat

1.Dalam kesadaran diri, seseorang harus memiliki waruga yang seimbang antara keinginan dan kebutuhan.
2.Pada masa lalu, waruga manusia dipengaruhi oleh kepercayaan dan agama.
3.Dalam ilmu antropologi, waruga digunakan sebagai sumber informasi tentang kehidupan manusia purba.
4.Di dalamnya, seseorang harus mengembangkan waruga yang kuat dan stabil untuk menghadapi tantangan hidup.
5.Dalam konteks spiritual, waruga manusia dianggap sebagai tempat bagi roh atau jiwa.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "waruga"

Mengenal Kata 'waruga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "waruga" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata waruga memiliki makna yang luas dan kompleks. Secara resmi, waruga didefinisikan sebagai "1waยทruยทga Sd n badan; tubuh; sosok tubuh". Dalam konteks historis, kata ini telah digunakan untuk menggambarkan tubuh manusia dalam berbagai bentuk dan penjelasan. Dalam seni dan budaya, kata waruga sering digunakan untuk menggambarkan bentuk dan susunan tubuh manusia. Misalnya, dalam upacara adat atau ritual tertentu, waruga digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Dalam seni lukis atau patung, waruga digunakan sebagai subjek utama untuk menggambarkan keindahan dan keagungan manusia. Waruga juga memiliki penggunaan yang lebih umum dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam percakapan sehari-hari, waruga digunakan untuk menggambarkan diri sendiri atau orang lain. Contohnya, "Aku sedang mengalami hari yang melelahkan karena warugaku harus bekerja keras semalam." Atau, "Dia memiliki waruga yang kuat dan gesit." Dalam kalimat tersebut, waruga digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik dan mental seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata waruga memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam konteks olahraga, waruga digunakan untuk menggambarkan kemampuan dan ketahanan atlet. Dalam konteks kecantikan, waruga digunakan untuk menggambarkan keindahan dan kebersihan tubuh. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, waruga digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik dan mental seseorang. Dengan demikian, kata waruga memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam seni, budaya, dan kehidupan sehari-hari, waruga digunakan untuk menggambarkan tubuh manusia dalam berbagai bentuk dan penjelasan.