Arti Kata "wasak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wasak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wasak

wa·sak Ar n satuan ukuran berat 180 kati, biasanya dibebankan pd unta

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wasak"

📝 Contoh Penggunaan kata "wasak" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, unta yang membawa muatan berat 200 wasak menjadi sangat berat.
2.Para petani harus menyiapkan wasak berat untuk membawa hasil panen ke pasar.
3.Dalam catatan sejarah, pasukan Arab menggunakan unta yang membawa muatan seberat 150 wasak untuk bergerak.
4.Di lembah Al-Ain, para peneliti menemukan fosil unta yang membawa muatan seberat 120 wasak.
5.Warga desa sangat bangga karena unta mereka dapat membawa muatan seberat 250 wasak ke pasar.

📚 Artikel terkait kata "wasak"

Mengenal Kata 'wasak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wasak" - Sejarah dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Kata "wasak" seringkali digunakan dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia, terutama dalam peninggalan-peninggalan Islam. Dalam arti resmi, wasak adalah satuan ukuran berat yang setara dengan 180 kati, biasanya diaplikasikan pada unta. Meskipun demikian, kata ini masih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan masyarakat yang masih mengenal sejarah dan budaya lama. Penggunaan kata wasak dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: - "Unta yang membawa muatan wasak berlalu-lalang di pasar tradisional." - "Pada zaman dahulu, wasak digunakan sebagai satuan ukuran berat yang umum digunakan." - "Dengan harga wasak, kami dapat membeli barang-barang yang dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari." Dalam kehidupan sehari-hari, kata wasak masih relevan dalam beberapa aspek, seperti: - Penggunaan kata wasak dalam peninggalan-peninggalan sejarah dan budaya Indonesia. - Penggunaan kata wasak dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan masyarakat yang masih mengenal sejarah dan budaya lama. - Penggunaan kata wasak dalam pengajaran bahasa Indonesia dan sejarah di sekolah-sekolah. Kata wasak memang memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, tetapi tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.