Arti Kata "seperti cacing kepanasan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seperti cacing kepanasan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seperti cacing kepanasan

Peribahasa tidak tenang, selalu gelisah (karena susah, malu)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seperti cacing kepanasan"

📝 Contoh Penggunaan kata "seperti cacing kepanasan" dalam Kalimat

1.Orang yang selalu gelisah karena tidak memiliki uang untuk membayar tagihan listrik seperti cacing kepanasan.
2.Dia menjadi seperti cacing kepanasan karena takut terlambat menyerahkan tugas pekerjaannya.
3.Ia sangat gelisah saat harus berhadapan dengan bosnya, seperti cacing kepanasan yang tidak tenang.
4.Banyak remaja yang seperti cacing kepanasan karena harus menyeimbangkan antara sekolah dan kehidupan sosial mereka.
5.Dalam film itu, tokoh utamanya seperti cacing kepanasan karena selalu harus berhadapan dengan tantangan dan tekanan yang berat.

📚 Artikel terkait kata "seperti cacing kepanasan"

Mengenal Kata 'seperti cacing kepanasan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seperti cacing kepanasan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seperti cacing kepanasan" adalah salah satu peribahasa yang paling populer dalam Bahasa Indonesia. Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak tenang, selalu gelisah, dan tidak nyaman dengan situasi tertentu. Dalam konteks sejarah, peribahasa ini mungkin berasal dari zaman dahulu, ketika cacing dianggap sebagai hewan yang tidak nyaman dan sulit dihadapi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "seperti cacing kepanasan" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa tidak nyaman atau tidak tenang. Contohnya, saat seseorang baru saja mengalami kegagalan dalam pekerjaan atau hubungan, mereka mungkin akan mengatakan "Saya seperti cacing kepanasan" untuk menggambarkan perasaan tidak nyaman mereka. Atau, saat seseorang harus menghadapi situasi yang sulit, mereka mungkin akan mengatakan "Saya seperti cacing kepanasan, tidak tahu harus bagaimana" untuk menggambarkan perasaan gelisah mereka. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa "seperti cacing kepanasan" masih sangat relevan. Banyak orang masih mengalami perasaan tidak nyaman atau gelisah dalam situasi tertentu, seperti menghadapi kegagalan atau menghadapi situasi yang tidak diketahui. Oleh karena itu, peribahasa ini masih sangat berguna dalam membantu orang-orang menggambarkan perasaan mereka dan mencari solusi untuk menghadapi situasi tersebut. Dengan demikian, kata "seperti cacing kepanasan" tetap menjadi salah satu peribahasa yang paling populer dan relevan dalam Bahasa Indonesia.