Arti Kata "wewarah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wewarah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wewarah

we·wa·rah n ajaran: ia juga mengajarkan pengetahuan kebatinan berdasarkan -- nenek moyangnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wewarah"

📝 Contoh Penggunaan kata "wewarah" dalam Kalimat

1.Di dalam kebiasaan masyarakat adat, wewarah digunakan sebagai pedoman hidup yang berlaku sehari-hari.
2.Pengajar agama lokal mengajarkan wewarah kepada generasi muda sebagai bagian dari pendidikan keagamaan.
3.Di dalam kitab suci, wewarah disebutkan sebagai ajaran pokok yang harus diikuti oleh umat.
4.Penggunaan wewarah dalam kehidupan sehari-hari membantu mengembangkan keseimbangan antara spiritual dan material.
5.Pengajaran wewarah di sekolah keagamaan membantu siswa memahami nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh nenek moyang.

📚 Artikel terkait kata "wewarah"

Mengenal Kata 'wewarah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wewarah" - Inspirasi dari Budaya Indonesia

Sejarah dan Makna Wewarah

Wewarah adalah sebuah kata yang memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Kata ini digunakan untuk menggambarkan ajaran yang diajarkan oleh nenek moyang kita, yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan spiritual, tetapi juga berdasarkan pengetahuan kebatinan. Dalam arti resmi, wewarah adalah ajaran yang mengajarkan pengetahuan kebatinan berdasarkan nenek moyangnya. Kata wewarah juga sering digunakan dalam konteks budaya Indonesia, sebagai inspirasi bagi kita untuk menggali pengetahuan dan nilai-nilai luhur yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang kita.

Contoh Penggunaan Kata Wewarah dalam Bahasa Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata wewarah sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Dia mengikuti ajaran wewarah untuk mencapai kesabaran dan kebijaksanaan." Atau, "Wewarah yang diajarkan oleh nenek moyangnya membantunya untuk menghadapi kesulitan hidup dengan lebih baik." Dalam kalimat-kalimat ini, kata wewarah digunakan untuk menggambarkan ajaran yang diajarkan oleh nenek moyang, yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan spiritual, tetapi juga berdasarkan pengetahuan kebatinan.

Relevansi Wewarah dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam budaya Indonesia modern, kata wewarah memiliki relevansi yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, kita sering kali lupa akan nilai-nilai dan pengetahuan tradisional yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang kita. Wewarah dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk kembali menggali pengetahuan dan nilai-nilai luhur yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang kita. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesadaran dan kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan hidup di era modern ini.