Arti Kata "bayata" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bayata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bayata

ba·ya·ta ark n pelonco putra (laki-laki)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bayata"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "bayata" dalam Kalimat

1.Pada perayaan ulang tahunnya, bayata menerima hadiah dari teman-temannya sebagai tanda kebahagiaan.
2.Dalam tradisi budayanya, bayata diharapkan untuk menjalankan ajaran agama dengan baik.
3.Di lingkungan keluarganya, bayata sangat disayangkan karena tidak bisa mengikuti acara perayaan.
4.Dosen memberikan penjelasan tentang peran bayata dalam sejarah masyarakat adat.
5.Dalam cerita rakyat, bayata adalah karakter utama yang memiliki keberanian besar.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "bayata"

Mengenal Kata 'bayata' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bayata" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bayata" memiliki makna yang spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu pelonco putra (laki-laki). Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang unik, terutama dalam konteks budaya suku-suku di Indonesia. Sebelum zaman modern, kata "bayata" sering digunakan untuk menggambarkan seorang peloncong yang pernah menimba ilmu atau berlatih sebagai seorang prajurit di bawah bimbingan seorang pelatih atau gurunya. Bayata biasanya dianggap sebagai seorang yang berpengalaman dan memiliki pengetahuan yang luas tentang pelbagai bidang, termasuk ilmu perang, strategi, dan taktik. Mereka diharapkan dapat menjadi pemimpin yang kuat dan bijaksana dalam suatu masyarakat. Dalam beberapa kasus, bayata juga dianggap sebagai seorang yang memiliki kemampuan spiritual dan dapat berkomunikasi dengan roh-roh atau makhluk halus. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bayata" masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, seorang bayata yang memiliki kemampuan memimpin dan strategis dapat menjadi pemimpin suatu tim atau organisasi. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "bayata" dalam kalimat yang alami: * Seorang pemuda yang baru saja menyelesaikan pelatihan sebagai bayata di suatu lembaga keprajuritan. * Pengalaman bayata suatu individu dapat membantunya dalam membuat keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari. * Seorang bayata yang memiliki kemampuan spiritual dapat membantu masyarakat dalam menghadapi bencana alam atau krisis. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bayata" masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, penerapan nilai-nilai bayata dapat membantu individu dalam menjadi lebih bijaksana dan berpengalaman dalam menghadapi tantangan kehidupan. Selain itu, kata "bayata" juga dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin menjadi pemimpin yang kuat dan bijaksana.