Arti Kata "xenofili" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "xenofili" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

xenofili

xe·no·fi·li /sénofili/ n orang yg tertarik kpd hal-hal yg berasal dr luar negeri (gaya, tata cara, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "xenofili"

📝 Contoh Penggunaan kata "xenofili" dalam Kalimat

1.Saya sangat tertarik dengan budaya Amerika Serikat dan dapat dikatakan bahwa saya mengalami xenofili terhadapnya.
2.Orang-orang yang mengalami xenofili sering kali mengumpulkan koleksi barang-barang unik dari luar negeri.
3.Dalam konteks sastra, novel yang menceritakan pengalaman seorang xenofili di Eropa Barat sangat populer di kalangan pembaca.
4.Saya melihat banyak anak muda di kampus kita yang mengalami xenofili terhadap perubahan sosial dan politik di negara-negara lain.
5.Setiap tahun, banyak wisatawan dari luar negeri yang mengalami xenofili terhadap keindahan alam dan budaya kita.

📚 Artikel terkait kata "xenofili"

Mengenal Kata 'xenofili' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Xenofili" - Inspirasi dari Dunia Luar

Kata "xenofili" mungkin terdengar asing bagi banyak orang, tetapi maknanya sebenarnya cukup sederhana. Dalam arti resmi, xenofili merupakan orang yang tertarik pada hal-hal yang berasal dari luar negeri, seperti gaya, tata cara, dan lain-lain. Konsep ini telah ada sejak lama dan dipengaruhi oleh proses globalisasi yang semakin meningkat. Dalam sejarah, kata xenofili berasal dari bahasa Yunani yang berarti "cinta kepada orang asing" atau "cinta kepada hal-hal asing". Pada abad ke-19, kata ini digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang terobsesi dengan budaya atau gaya hidup Barat, seperti fashion, musik, atau sastra. Dalam konteks sosial, xenofili dapat mengacu pada seseorang yang terbuka untuk ide-ide baru, sedia belajar dari orang lain, dan tidak takut untuk mencoba hal-hal yang berbeda. Xenofili dapat dilihat dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, seorang desainer yang menggunakan inspirasi dari desain Barat untuk menciptakan karya yang unik dan modern dapat dianggap sebagai contoh xenofili. Selain itu, seorang pengusaha yang terbuka untuk investasi dari perusahaan asing dapat dianggap sebagai orang yang memiliki sifat xenofili. Bahkan, seorang pelajar yang tertarik dengan pendidikan luar negeri dan sedia belajar dari guru asing dapat dianggap sebagai contoh xenofili dalam konteks pendidikan. Dalam kehidupan sehari-hari, xenofili dapat menjadi sumber inspirasi untuk kita meningkatkan diri. Dengan terbuka untuk ide-ide baru dan sedia belajar dari orang lain, kita dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita. Selain itu, xenofili dapat membantu kita menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan hidup.