Arti Kata "acala" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "acala" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

acala

aca·la n Ark arca yg tidak dapat dipindah-pindahkan, biasanya dibuat dr batu dan diletakkan di tempat yg paling suci dl rumah perdewaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "acala"

📝 Contoh Penggunaan kata "acala" dalam Kalimat

1.acala adalah istilah dalam agama Buddha yang merujuk pada keadaan pikiran yang tenang dan terkendali.
2.Dalam dunia hukum, acala dapat diartikan sebagai kebijaksanaan dan ketegasan dalam menjalankan putusan.
3.Di kalangan seniman, acala sering digunakan untuk menggambarkan kestabilan emosi yang diperlukan dalam berkarya.
4.Pada tingkat pribadi, memiliki acala berarti mampu mengendalikan diri dan tidak terbawa emosi dalam menghadapi situasi sulit.
5.Dalam konteks meditasi, acala adalah kemampuan untuk menjaga fokus dan ketenangan batin dalam menghadapi gangguan eksternal.

📚 Artikel terkait kata "acala"

Pengertian dan Makna Acala dalam Berbagai Konteks Kehidupan

Apa Itu Acala?

Acala merupakan istilah dalam bahasa Sanskerta yang memiliki beragam makna tergantung pada konteks penggunaannya. Secara etimologis, acala berasal dari kata 'a' yang berarti tidak dan 'cala' yang berarti tergoyahkan. Dalam berbagai tradisi dan bidang kehidupan, acala sering digunakan untuk menyiratkan kestabilan, ketenangan, dan kebijaksanaan.

Dalam ajaran agama Buddha, acala merujuk pada keadaan pikiran yang tenang, terkendali, dan tidak terpengaruh oleh gejolak emosi. Hal ini merupakan salah satu tujuan utama dalam praktik meditasi untuk mencapai kebijaksanaan dan pencerahan.

Di bidang hukum, acala sering digunakan untuk menggambarkan sikap yang bijaksana dan teguh dalam menjalankan putusan. Seorang hakim yang memiliki acala diharapkan mampu memutuskan perkara dengan adil dan tidak terpengaruh oleh tekanan eksternal.

Bagi para seniman, memiliki acala berarti mampu menjaga kestabilan emosi dan pikiran dalam menciptakan karya seni. Kemampuan untuk tetap fokus dan terkendali dapat meningkatkan kualitas karya yang dihasilkan.

Pada tingkat personal, memiliki acala berarti mampu mengendalikan diri dan tidak terbawa emosi dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan. Hal ini membantu seseorang untuk tetap tenang dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

Secara umum, acala merupakan kemampuan untuk menjaga ketenangan batin, kestabilan emosi, dan kebijaksanaan dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan memiliki acala, seseorang dapat menghadapi berbagai tantangan dan hambatan dengan lebih bijaksana dan tenang.