Arti Kata "ahli negara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ahli negara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ahli negara

ah·li ne·ga·ra n orang yg paham benar tt ketatanegaraan;
ke·ah·li·ne·ga·ra·an n hal atau mengenai orang yg paham benar tt tata negara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ahli negara"

📝 Contoh Penggunaan kata "ahli negara" dalam Kalimat

1.Pakar hukum internasional adalah salah satu contoh ahli negara yang sangat dihormati dalam forum internasional.
2.Sebagai pengajar di perguruan tinggi, Profesor Ahmad merupakan seorang ahli negara dalam bidang ekonomi dan keuangan.
3.ahli negara dalam bidang politik sering diundang sebagai narasumber dalam acara debat publik untuk memberikan pandangan dan analisis yang mendalam.
4.Dalam sidang internasional, delegasi negara biasanya didampingi oleh ahli negara untuk memberikan masukan dan saran yang berkaitan dengan isu yang sedang dibahas.
5.ahli negara dalam bidang kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam merancang kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara luas.

📚 Artikel terkait kata "ahli negara"

Arti Kata ahli negara Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia

Pengertian Ahli Negara

Ahli negara merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk kepada seseorang yang memiliki keahlian dan pengetahuan mendalam dalam suatu bidang tertentu yang berkaitan dengan negara atau kepentingan negara. Seorang ahli negara biasanya diakui oleh masyarakat luas atas kompetensinya dan sering kali dipercaya untuk memberikan masukan dan pandangan yang berharga dalam berbagai konteks, mulai dari politik hingga hukum.

Ahli negara dapat berasal dari berbagai disiplin ilmu, seperti hukum, ekonomi, politik, sosial, keamanan, dan lain sebagainya. Mereka seringkali memiliki pengalaman yang luas dan mungkin juga memiliki gelar pendidikan tinggi dalam bidang spesifiknya. Keberadaan ahli negara sangat penting dalam pembentukan kebijakan publik dan pengambilan keputusan yang strategis bagi kepentingan negara.

Ahli negara tidak hanya berperan sebagai penasihat, tetapi juga sebagai pembuat kebijakan, pengamat, peneliti, atau pengajar. Mereka dapat terlibat dalam proses perumusan undang-undang, negosiasi internasional, penelitian ilmiah, atau pengajaran di perguruan tinggi. Dengan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki, ahli negara memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan negara dan masyarakatnya.

Dalam konteks globalisasi dan kompleksitas isu-isu internasional, peran ahli negara menjadi semakin penting dalam menyikapi tantangan dan perubahan yang terjadi. Mereka diharapkan mampu memberikan pemahaman yang mendalam, analisis yang akurat, serta solusi yang inovatif dalam menghadapi berbagai masalah kompleks yang dihadapi oleh negara. Keberadaan ahli negara juga dapat memperkuat citra dan reputasi negara di mata dunia.

Secara keseluruhan, ahli negara merupakan aset berharga bagi suatu negara dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas dunia modern. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya, ahli negara dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya membangun negara yang kuat, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat internasional.