Arti Kata "banal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "banal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

banal

ba·nal a kasar (tidak elok); biasa sekali: beberapa sajak yg lemah, ya malahan sangat -- sekali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "banal"

📝 Contoh Penggunaan kata "banal" dalam Kalimat

1.Kalimat puisi tersebut terdengar banal dan tidak menarik perhatian.
2.Puisi modern harus memiliki tema yang mendalam dan tidak seperti puisi yang banal.
3.Pendidikan seharusnya tidak membuat anak-anak menjadi orang yang banal dan konservatif.
4.Masyarakat kita seringkali menjadi terlalu banal dalam menghadapi perubahan sosial.
5.Dia sangat menyombongkan diri karena menang kompetisi dan membuat lawannya terkesan banal.

📚 Artikel terkait kata "banal"

Mengenal Kata 'banal' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Banal" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Penggunaan

Kata "banal" berasal dari bahasa Perancis dan memiliki makna yang sama dalam bahasa Indonesia, yaitu "kasar, tidak elok; biasa sekali". Dalam konteks sejarah, kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-14 sebagai sapaan kasar atau tidak sopan. Dalam bahasa Indonesia modern, kata ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak menarik atau tidak istimewa. Banalitas dalam Karya Sastra Dalam konteks sastra, kata "banal" digunakan untuk menggambarkan karya sastra yang tidak memiliki nilai estetika yang tinggi. Misalnya, "Sajak-sajak yang banal tidak dapat membangkitkan emosi pembaca". Dalam kalimat ini, kata "banal" digunakan untuk menggambarkan sajak-sajak yang tidak menarik atau tidak memiliki nilai estetika yang tinggi. Selain itu, kata "banal" juga digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Makanan yang banal tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi tubuh". Dalam kalimat ini, kata "banal" digunakan untuk menggambarkan makanan yang tidak menarik atau tidak memiliki nilai gizi yang tinggi. Banalitas dalam Budaya Indonesia Modern Dalam budaya Indonesia modern, kata "banal" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai aspek kehidupan. Misalnya, "Televisi yang banal tidak dapat memenuhi kebutuhan hiburan masyarakat". Dalam kalimat ini, kata "banal" digunakan untuk menggambarkan televisi yang tidak menarik atau tidak memiliki nilai hiburan yang tinggi. Dalam kesimpulan, kata "banal" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia modern, dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai aspek kehidupan, baik dalam konteks sastra, kehidupan sehari-hari, maupun budaya.