Arti Kata "malis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "malis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

malis

ma·lis a 1 pucat (tt warna); 2 kurang keras (tt bau)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "malis"

📝 Contoh Penggunaan kata "malis" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "malis":
2.Dia mencuci pakaannya dengan sabun yang berbau malis untuk menghilangkan kotoran yang menempel.
3.Warna cat dinding yang sedikit malis membuat ruangan terlihat kurang cerah.
4.Bau malis dari bunga teratai membuatnya merasa sangat nyaman.
5.Dalam bahasa Jawa, kata "malis" memiliki arti yang berbeda, tetapi dalam bahasa Indonesia, artinya adalah kurang keras pada warna atau bau.

📚 Artikel terkait kata "malis"

Mengenal Kata 'malis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "malis" - Makna dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Kata "malis" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "malis" memiliki dua arti, yaitu sebagai warna yang pucat dan sebagai kata untuk menggambarkan sesuatu yang kurang keras. Makna ini telah ada sejak lama dalam bahasa Indonesia dan terus berkembang dalam konteks sosial dan budaya. Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata "malis" memiliki konotasi yang kuat dalam penggambaran warna. Warna yang pucat dan tidak terlalu mencolok seringkali digambarkan sebagai "malis". Contoh ini dapat dilihat dalam beberapa kalimat yang menggambarkan warna "malis" seperti "Baju itu berwarna malis yang menarik." atau "Hiasan dindingnya berwarna malis yang tidak terlalu mencolok." Selain itu, kata "malis" juga digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang kurang keras. Misalnya, dalam kalimat "Bau bunga itu kurang malis, sedangkan bau makanan itu lebih kuat." atau "Suaranya kurang malis, jadi saya tidak bisa mendengar apa yang dia katakan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "malis" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata "malis" seringkali digunakan dalam konteks seni dan desain. Misalnya, dalam kalimat "Desain interior rumah itu memiliki warna malis yang menarik dan nyaman." atau "Penggunaan warna malis dalam seni rupa dapat memberikan kesan yang menenangkan." Dalam keseluruhan, kata "malis" memiliki makna yang kompleks dan bervariasi dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, sosial, dan budaya, kata "malis" telah berkembang menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia.

Kata yang Mirip

malisol