Arti Kata "basa-basi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "basa-basi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

basa-basi

ba·sa-ba·si n 1 adat sopan santun; tata krama pergaulan: tidak tahu di --; hal itu dilakukan hanyalah sbg -- dl pergaulan ini; 2 ungkapan yg digunakan hanya untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi, msl kalimat “apa kabar?” yg diucapkan apabila kita bertemu dng kawan; 3 perihal menggunakan ungkapan semacam itu;
ber·ba·sa-ba·si v 1 berlaku dng sopan; 2 menggunakan basa-basi: pembicaraan itu dimulai tanpa - lebih dahulu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "basa-basi"

📝 Contoh Penggunaan kata "basa-basi" dalam Kalimat

1.Dalam pergaulan sehari-hari, orang tersebut menggunakan basa-basi saat bertemu teman lama.
2.Dia harus berbasa-basi sebelum meminta izin untuk memasuki ruangan rektor.
3.Dalam novel klasik, tokoh utama menggunakan basa-basi untuk menyembunyikan niat sebenarnya.
4.Dalam situasi formal, ia harus berbasa-basi sebelum memulai pertemuan resmi.
5.Dalam masyarakat tradisional, adat basa-basi masih dijadikan sebagai tata krama pergaulan yang sopan.

📚 Artikel terkait kata "basa-basi"

Mengenal Kata 'basa-basi' - Inspirasi dan Motivasi

Menyapa dengan Baik: Pengertian dan Contoh Basa-Basi dalam Bahasa Indonesia

Basa-basi adalah salah satu aspek penting dalam berkomunikasi di dalam budaya Indonesia. Kata ini merujuk pada adat sopan santun atau tata krama pergaulan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari kita. Basa-basi tidak hanya berlaku dalam interaksi antarpribadi, tetapi juga dalam berbagai konteks sosial, seperti dalam hubungan kerja atau di masyarakat umum. Basa-basi dalam Konteks Sejarah dan Sosial Basa-basi memiliki latar belakang yang kaya dalam sejarah dan budaya Indonesia. Dalam sistem masyarakat adat, basa-basi merupakan kunci penting untuk membangun hubungan yang harmonis dan baik dengan orang lain. Dengan menggunakan kata-kata dan ungkapan yang sopan, seseorang dapat menunjukkan rasa hormat dan kesopanan kepada orang lain. Dalam konteks ini, basa-basi bukan hanya sekedar tata krama, tetapi juga merupakan kode etik yang harus diikuti dalam interaksi sosial. Contoh Penggunaan Basa-Basi dalam Kalimat Basa-basi dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menunjukkan kesopanan dan hormat. Beberapa contoh penggunaan basa-basi dalam kalimat adalah: - "Selamat pagi, pak! Bagaimana kabarnya?" (Basa-basi dalam berinteraksi dengan orang tua atau atasan) - "Mohon maaf, saya tidak sengaja memotong barisan. Tolong, saya akan berjalan di belakang." (Basa-basi dalam berinteraksi dengan orang lain di tempat umum) - "Terima kasih atas kesempatan ini. Saya sangat senang bergabung dengan tim ini." (Basa-basi dalam berinteraksi dalam konteks kerja) Basa-basi dalam Kehidupan Sehari-Hari Dalam kehidupan sehari-hari, basa-basi sangat penting untuk membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Dengan menggunakan basa-basi, kita dapat menunjukkan rasa hormat dan kesopanan kepada orang lain, sehingga dapat membangun kepercayaan dan keharmonisan dalam interaksi sosial. Dalam budaya Indonesia modern, basa-basi tetaplah penting untuk diikuti, terutama dalam berbagai konteks sosial dan kerja. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas interaksi sosial dan membangun hubungan yang lebih baik dengan orang lain.