Arti Kata "basuh mulut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "basuh mulut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

basuh mulut

pencuci mulut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "basuh mulut"

📝 Contoh Penggunaan kata "basuh mulut" dalam Kalimat

1.Pada acara pernikahan itu, penjual kue menyajikan pencuci mulut manis yang lezat.
2.Kami mencari tempat makan yang menyajikan pencuci mulut khas lokal di daerah wisata.
3.Di toko kue, mereka menyajikan berbagai jenis pencuci mulut yang bisa dipilih oleh pelanggan.
4.Pada acara ulang tahun anak, kami menyajikan pencuci mulut favoritnya, yaitu es krim.
5.Kafe modern itu menyajikan berbagai macam pencuci mulut yang unik dan kreatif, seperti es krim warna-warni.

📚 Artikel terkait kata "basuh mulut"

Mengenal Kata 'basuh mulut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "basuh mulut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "basuh mulut" memiliki makna yang cukup unik dalam bahasa Indonesia, meskipun sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Secara resmi, kata "basuh mulut" berarti pencuci mulut, yaitu orang yang memberikan pujian atau kata-kata manis untuk membangkitkan perasaan baik di seseorang. Konsep ini sebenarnya telah ada sejak lama dalam budaya Indonesia, khususnya dalam konteks silat, di mana basuh mulut digunakan sebagai cara untuk memuji lawan dalam pertarungan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "basuh mulut" dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia adalah seorang basuh mulut yang sangat pandai dalam memuji rekan kerjanya, sehingga suasana kerja menjadi lebih santai." Atau, "Dia mengatakan bahwa saya adalah basuh mulut terbaik di kota ini, membuat saya merasa bangga." Contoh lainnya adalah, "Dia menggunakan kata-kata manis untuk basuh mulut teman lama yang baru saja mengalami kegagalan." Dalam budaya Indonesia modern, kata "basuh mulut" memiliki peran yang cukup penting dalam meningkatkan hubungan sosial. Dengan menggunakan kata-kata manis dan pujian, kita dapat membuat orang lain merasa lebih baik dan lebih percaya diri. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menggunakan kata "basuh mulut" dalam percakapan sehari-hari, karena dapat menjadi cara efektif untuk meningkatkan hubungan dengan orang lain.