Arti Kata "belantai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belantai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belantai

be·lan·tai n kayu yg ringan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belantai"

📝 Contoh Penggunaan kata "belantai" dalam Kalimat

1.Pekerjaan pengrajin kayu menghasilkan beberapa lembar belantai yang sangat kuat dan tahan lama.
2.Dalam kegiatan lomba memasak, belantai digunakan sebagai meja untuk menyajikan hidangan.
3.Pagi itu, aku meletakkan tas sekolah di atas belantai yang berlubang.
4.Belajar memasang jigsaw puzzle membutuhkan ketepatan dan kehati-hatian, seperti mengatur belantai kayu yang tipis.
5.Ketika berwisata ke desa, aku melihat orang tua desa menggunakan belantai sebagai tempat duduk yang nyaman.

📚 Artikel terkait kata "belantai"

Mengenal Kata 'belantai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "belantai" - Inspirasi untuk Hobi Kayu

Kata "belantai" seringkali digunakan dalam konteks hobi kayu, tetapi apakah Anda tahu asal-usul kata ini? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), belantai memiliki arti resmi sebagai "be·lan·tai n kayu yg ringan". Pada awalnya, belantai digunakan sebagai bahan baku pembuatan peralatan rumah tangga sederhana, seperti ember, bak mandi, dan lain-lain. Dalam sejarah, belantai merupakan salah satu bahan baku utama dalam pembuatan peralatan rumah tangga di pedalaman Indonesia. Orang-orang menggunakan kayu ringan ini karena mudah dibentuk dan tidak terlalu mahal. Sementara itu, belantai juga menjadi inspirasi bagi para pengrajin kayu untuk menciptakan kerajinan unik dan menarik. Belantai digunakan dalam berbagai bidang, seperti pembuatan mebel, peralatan kitchen, dan bahkan peralatan olahraga. Misalnya, kita dapat menggunakan kata "belantai" dalam kalimat "Dia menggunakan belantai untuk membuat meja makan yang unik". Belantai juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita ingin menciptakan suasana yang lebih santai di dalam rumah, kita dapat menggunakan belantai untuk membuat tempat duduk yang nyaman. Atau, ketika kita ingin menciptakan dekorasi yang lebih menarik, kita dapat menggunakan belantai untuk membuat patung atau kerajinan lainnya. Dalam budaya Indonesia modern, belantai menjadi semacam simbol kehidupan sederhana dan ekologis. Masyarakat mulai menyadari pentingnya menggunakan bahan alami dan ramah lingkungan, seperti kayu ringan ini. Maka dari itu, belantai menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, belantai bukan hanya sebagai bahan baku utama, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menciptakan hal-hal yang lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.