Arti Kata "bengkerap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bengkerap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bengkerap

beng·ke·rap ark a bangkrut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bengkerap"

📝 Contoh Penggunaan kata "bengkerap" dalam Kalimat

1.Perusahaan tersebut sudah bengkerap selama beberapa tahun terakhir.
2.Kondisi perekonomian negara tersebut makin bengkerap setiap tahunnya.
3.Dia selalu mengatakan bahwa keluarganya sudah bengkerap selama lima tahun terakhir.
4.Perusahaan yang bengkerap ini telah menyebabkan kehilangan pekerjaan bagi banyak orang.
5.Krisis ekonomi yang menimpa negara tersebut membuat banyak penduduknya bengkerap.

📚 Artikel terkait kata "bengkerap"

Mengenal Kata 'bengkerap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bengkerap" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bengkerap" sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari di Indonesia. Secara harfiah, kata ini memiliki makna "beng·ke·rap ark a bangkrut", tetapi dalam penggunaan sehari-hari, kata ini lebih sering diartikan sebagai kondisi yang sedang mengalami kesulitan keuangan. Kata bengkerap seringkali digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang atau suatu organisasi yang sedang menghadapi kesulitan keuangan dan tidak mampu melunasi utang. Kata bengkerap seringkali digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan kondisi keuangan yang tidak stabil. Misalnya, "Dia sedang menghadapi bengkerap akibat utang yang tidak terbayar", atau "Perusahaan itu sedang mengalami bengkerap karena kesalahan keuangan". Dalam konteks ini, kata bengkerap digunakan untuk menggambarkan kondisi yang sedang mengalami kesulitan dan tidak mampu melunasi utang. Namun, kata bengkerap tidak hanya digunakan dalam konteks keuangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kondisi yang sedang mengalami kesulitan atau kegagalan. Misalnya, "Dia sedang menghadapi bengkerap dalam karirnya", atau "Proyek itu sedang mengalami bengkerap karena kurangnya dana". Dalam konteks ini, kata bengkerap digunakan untuk menggambarkan kondisi yang sedang mengalami kesulitan atau kegagalan. Dalam budaya Indonesia modern, kata bengkerap seringkali digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Orang-orang seringkali menggunakan kata bengkerap untuk menggambarkan kondisi yang sedang mengalami kesulitan keuangan atau kegagalan. Namun, kata bengkerap juga dapat digunakan sebagai sumber inspirasi dan motivasi untuk menghadapi kesulitan dan kegagalan. Dengan menghadapi bengkerap dengan positif, seseorang dapat belajar dari kesalahan dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kesulitan di masa depan.