Arti Kata "berhati emas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berhati emas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berhati emas

ber.ha.ti emas berhati berlian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berhati emas"

📝 Contoh Penggunaan kata "berhati emas" dalam Kalimat

1.Dia adalah seorang teman yang berhati emas, selalu membantu orang lain.
2.Guru kami sangat berhati emas, tidak pernah menghukum siswa secara berlebihan.
3.Sang calon pengantin itu dikenal sebagai orang yang berhati berlian dan berhati emas.
4.Pengusaha sukses itu menjadi contoh bagi masyarakat dengan berhati emas dan berdedikasi.
5.Tuan tua itu berhati emas dan berhati berlian, selalu menjaga keberlangsungan keluarga.

📚 Artikel terkait kata "berhati emas"

Mengenal Kata 'berhati emas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berhati emas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berhati emas" merupakan ungkapan yang sudah lama dikenal di Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini memiliki makna yang sama dengan "berhati berlian", yaitu memiliki hati yang lembut, baik, dan penuh kasih sayang. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika emas dianggap sebagai logam yang paling berharga dan mulia. Orang yang memiliki **berhati emas** dianggap memiliki sifat yang luhur dan mulia. Dalam konteks sosial, kata "berhati emas" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki hati yang lembut dan peduli terhadap orang lain. Mereka memiliki kemampuan untuk mengerti dan memahami perasaan orang lain, serta memiliki kemauan untuk membantu dan menolong orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang yang memiliki **berhati emas** sebagai contoh dan inspirasi. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **berhati emas** dalam kalimat yang alami: * Ibu itu sangat **berhati emas**, dia selalu menjaga kebersihan rumah dan menjamu tamu dengan baik. * Saudara itu **berhati emas**, dia selalu membantu saya dalam hal apa pun yang saya butuhkan. * Guru itu **berhati emas**, dia selalu mendengarkan dan memahami permasalahan siswa dengan sabar. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep **berhati emas** masih sangat relevan. Dalam era modern ini, kita sering melihat orang yang hanya berfokus pada keuntungan dan kesenangan pribadi, tanpa mempedulikan perasaan dan kebutuhan orang lain. Namun, dengan memiliki **berhati emas**, kita dapat menjadi contoh yang lebih baik dan berkontribusi pada kemajuan masyarakat.