Arti Kata "bulu dada" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bulu dada" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bulu dada

bulu yang tumbuh pada dada laki-laki

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bulu dada"

📝 Contoh Penggunaan kata "bulu dada" dalam Kalimat

1.Pria itu sedang mencoba merapikan bulu dada sebelum pergi ke kantor.
2.Kulit bulu dada yang kasar sering membuat pria merasa tidak percaya diri.
3.Dalam budaya tertentu, bulu dada dianggap simbol kekuatan dan keberanian.
4.Pembahasan tentang fisiologi manusia menjelaskan bahwa bulu dada adalah kelenjar yang menghasilkan hormon.
5.Pria yang bergaya hipster sering membiarkan bulu dada tumbuh dengan alami.

📚 Artikel terkait kata "bulu dada"

Mengenal Kata 'bulu dada' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bulu Dada" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Konteks Bulu Dada

Bulu dada adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bulu yang tumbuh pada dada laki-laki. Istilah ini telah hadir dalam bahasa Indonesia sejak zaman dahulu, dan memiliki makna yang khusus dalam konteks budaya dan masyarakat. Di masa lalu, bulu dada sering dianggap sebagai simbol kecantikan dan kekuatan pria. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pandangan ini telah berubah, dan bulu dada sekarang dianggap sebagai bagian dari keaslian dan keunikan individu.

Penggunaan Kata Bulu Dada dalam Bahasa Indonesia

Kata bulu dada sering digunakan dalam kalimat-kalimat sehari-hari untuk menggambarkan bulu yang tumbuh pada dada laki-laki. Misalnya, "Dia memiliki bulu dada yang tebal dan menarik perhatian." Atau, "Bulu dada laki-laki ini sangat indah dan menawan." Kata bulu dada juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam tulisan ilmiah atau artikel budaya.

Relevansi Bulu Dada dalam Kehidupan Sehari-Hari

Bulu dada memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan masyarakat. Di Indonesia, misalnya, bulu dada sering dianggap sebagai simbol kekayaan dan kekuasaan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pandangan ini telah berubah, dan bulu dada sekarang dianggap sebagai bagian dari keaslian dan keunikan individu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks bulu dada, serta untuk menghargai keunikan dan keaslian individu.