Arti Kata "cadik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cadik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cadik

ca·dik n bambu atau kayu yg dipasang di kiri kanan perahu berbentuk spt sayap sbg alat pengatur keseimbangan agar tidak mudah terbalik; katir;
ber·ca·dik v ada cadiknya (katirnya); memakai cadik (katir): kapal layar itu ~ sehingga tidak mudah oleng

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cadik"

📝 Contoh Penggunaan kata "cadik" dalam Kalimat

1.Kapal layar itu menggunakan cadik sehingga tidak mudah oleng.
2.Pada abad ke-19, kapal-kapal tradisional menggunakan cadik untuk mengatur keseimbangan.
3.Di perairan tropis, kapal-kapal kecil sering menggunakan cadik untuk meningkatkan keseimbangan.
4.Pembangunan cadik pada kapal layar modern memerlukan teknologi yang canggih dan akurat.
5.Penggunaan cadik yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan kapal layar.

📚 Artikel terkait kata "cadik"

Mengenal Kata 'cadik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cadik" - Alat Pengatur Keseimbangan di Perahu

Kata "cadik" seringkali tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas, terutama mereka yang tidak memiliki latar belakang nautical atau perahu. Namun, bagi mereka yang pernah mengemudi atau berkecimpung di dunia perahu, kata ini mungkin sudah tidak asing lagi. Secara umum, cadik adalah bambu atau kayu yang dipasang di kiri dan kanan perahu untuk membantu mengatur keseimbangan dan mencegah perahu terbalik. Secara historis, cadik digunakan di masa lalu sebagai alat pengatur keseimbangan yang sangat efektif. Dengan cadik, pemilik perahu dapat dengan mudah mengatur keseimbangan perahu, sehingga perahu lebih stabil dan tidak mudah terbalik. Bahkan, cadik juga dapat membantu meningkatkan kecepatan perahu dalam mengarungi lautan. Dengan demikian, cadik menjadi salah satu komponen penting di dalam perahu. Contoh penggunaan kata cadik dalam kalimat yang alami adalah: "Pemilik perahu tersebut menambahkan beberapa cadik untuk meningkatkan keseimbangan perahu saat di laut." Atau, "Kapal layar itu menggunakan cadik sehingga tidak mudah oleng saat di laut." Dalam kedua contoh tersebut, kata cadik digunakan untuk menggambarkan alat pengatur keseimbangan di perahu. Dalam kehidupan sehari-hari, cadik masih digunakan di banyak tempat, terutama di daerah pesisir pantai. Bahkan, di beberapa daerah, cadik digunakan sebagai simbol keberanian dan kemampuan mengemudi perahu. Dengan demikian, cadik menjadi bagian dari budaya Indonesia yang masih terjaga hingga hari ini.