Arti Kata "cocok tanam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cocok tanam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cocok tanam

co·cok ta·nam, ber·co·cok ta·nam 1 v mengusahakan sawah ladang (tanam-tanaman); bertani: hampir semua pencaharian penduduk ~; 2 n teknologi untuk menggarap tanah dan tanaman sampai menghasilkan (panen) untuk keperluan hidup manusia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cocok tanam"

📝 Contoh Penggunaan kata "cocok tanam" dalam Kalimat

1.Pekerjaan utama petani adalah cocok tanam di sawah dan ladang.
2.Kegiatan mengelola tanah dan tanaman ini sudah menjadi pencaharian utama masyarakat.
3.Para petani harus memahami teknologi cocok tanam untuk meningkatkan hasil panen.
4.Dalam proses cocok tanam, petani harus memperhatikan kondisi tanah dan iklim setempat.
5.Pengembangan teknologi cocok tanam menjadi kunci kesuksesan pertanian modern.

📚 Artikel terkait kata "cocok tanam"

Mengenal Kata 'cocok tanam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cocok tanam" - Inspirasi dari Budaya Bertani

Kata "cocok tanam" memiliki makna yang sangat luas dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Kata ini pertama kali muncul pada abad ke-13, yang merupakan era emas peradaban Majapahit. Pada saat itu, budaya bertani telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Hampir semua pencaharian penduduk pada masa itu terkait dengan pertanian, sehingga kata "cocok tanam" menjadi sangat relevan dalam konteks sosial dan budaya.

Contoh Penggunaan Kata "cocok tanam" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Cocok tanam bukan hanya sekedar menggarap tanah dan menanam tanaman, tetapi juga proses yang kompleks untuk menghasilkan panen yang baik. Misalnya, "Bapak saya adalah seorang petani yang sukses, dia selalu mengusahakan sawah ladang dengan baik dan mendapatkan panen yang melimpah." Atau, "Teknologi cocok tanam modern telah meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia, sehingga banyak petani yang dapat meningkatkan pendapatan mereka." Dalam kedua contoh tersebut, kata "cocok tanam" digunakan untuk menggambarkan proses bertani yang kompleks dan mendalam.

Relevansi Kata "cocok tanam" dalam Kehidupan Modern

Kata "cocok tanam" masih sangat relevan dalam kehidupan modern Indonesia. Dengan meningkatnya populasi penduduk dan permintaan makanan, budaya bertani telah menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menghasilkan makanan yang cukup bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghargai dan melestarikan budaya cocok tanam di Indonesia, sehingga generasi masa depan dapat terus mengembangkan kemampuan pertanian mereka.