Arti Kata "dengkus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dengkus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dengkus

deng·kus n tiruan bunyi orang menarik dan menghembuskan napas kuat-kuat dr hidung;
ber·deng·kus v mengeluarkan bunyi dengkus;
men·deng·kus v berdengkus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dengkus"

📝 Contoh Penggunaan kata "dengkus" dalam Kalimat

1.Ibu menggelitiki anaknya agar tidak berdengkus lagi di saat pelajaran.
2.Ketika berlari, dia mendengar suara berdengkus dari temannya yang terjatuh.
3.Pada pertunjukan teater, aktor harus berdengkus kuat-kuat untuk menggambarkan emosi.
4.Saya perlu berdengkus keras-keras agar bisa mengungkapkan perasaan saya kepada dia.
5.Guru mengingatkan siswa agar tidak berdengkus di dalam kelas karena mengganggu belajar.

📚 Artikel terkait kata "dengkus"

Mengenal Kata 'dengkus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dengkus" - Bunyi Tarik dan Menghembuskan Napas

Kata dengkus sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan bunyi taringan dan menghembuskan napas kuat-kuat dari hidung. Bunyi ini seringkali digunakan sebagai cara untuk mengekspresikan kesal, kecewa, atau bahkan kegembiraan. Sejarahnya, kata dengkus telah ada sejak lama dan menjadi bagian dari budaya Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang-orang berdengkus saat mereka merasa kesal atau kecewa. Misalnya, saat seseorang merasa frustrasi dengan situasi yang tidak diinginkan, mereka mungkin akan mengeluarkan bunyi dengkus untuk mengekspresikan kesalannya. Contoh lainnya, saat seseorang merasa gembira dengan hasil yang diharapkan, mereka juga mungkin akan berdengkus sebagai tanda kegembiraan. Bunyi dengkus juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, bunyi dengkus seringkali digunakan sebagai cara untuk menunjukkan kesal atau kecewa. Namun, bunyi ini juga dapat digunakan sebagai cara untuk menunjukkan kegembiraan atau kebahagiaan. Oleh karena itu, penting untuk memahami konteks dan emosi yang terkait dengan bunyi dengkus untuk tidak salah paham. Dalam beberapa kasus, berdengkus juga dapat digunakan sebagai cara untuk mengeluarkan napas dengan kuat-kuat. Fungsi ini dapat membantu untuk mengurangi stres dan meningkatkan keseimbangan emosi. Dengan demikian, dengkus tidak hanya sebagai bunyi taringan, tetapi juga sebagai cara untuk mengekspresikan diri dan mengelola emosi. Ketika kita berhadapan dengan situasi yang tidak diinginkan, tidak ada salahnya untuk mengeluarkan bunyi dengkus sebagai cara untuk mengekspresikan diri. Namun, penting untuk memahami konteks dan emosi yang terkait dengan bunyi ini untuk tidak salah paham.