Arti Kata "desegregasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "desegregasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

desegregasi

de·seg·re·ga·si /déségrégasi/ n penghapusan pemisahan yg bersifat rasial: di sekolah nonpribumi harus diadakan --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "desegregasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "desegregasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah federal mengumumkan rencana desegregasi sekolah di seluruh negara.
2.Guru menggambarkan proses desegregasi di sekolah sebagai langkah positif menuju keadilan.
3.Pendidikan desegregasi menjadi topik utama dalam seminar antar-negara.
4.desegregasi di sekolah tidaklah mudah, karena banyak yang menolak perubahan.
5.Kebijakan desegregasi di sekolah telah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "desegregasi"

Mengenal Kata 'desegregasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Desegregasi" - Jalan Menuju Kesetaraan Sosial

Kata desegregasi sering kali dibicarakan dalam konteks sejarah dan sosial, khususnya terkait dengan perjuangan melawan diskriminasi rasial. Dalam arti resmi, desegregasi diartikan sebagai penghapusan pemisahan yang bersifat rasial, seperti di sekolah nonpribumi harus diadakan untuk menciptakan suasana yang lebih inklusif. Konteks ini sangat relevan dengan peradaban modern yang menekankan kesetaraan sosial dan hak asasi manusia.

Contoh Penggunaan Kata Desegregasi

Penggunaan kata desegregasi dapat dilihat dalam beberapa contoh kalimat berikut: * Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk melaksanakan desegregasi di sekolah-sekolah negara untuk menciptakan suasana yang lebih inklusif. * Gerakan desegregasi di Amerika Serikat pada tahun 1950-an merupakan salah satu contoh perjuangan melawan diskriminasi rasial. * Desegregasi tidak hanya berlaku di sekolah, tetapi juga di tempat kerja dan masyarakat umum.

Relevansi Desegregasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata desegregasi memiliki relevansi yang sangat luas dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendorong kesetaraan sosial dan hak asasi manusia. Dalam konteks Indonesia modern, desegregasi dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti: * Meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan sosial dan hak asasi manusia. * Menciptakan suasana yang lebih inklusif dan toleran dalam masyarakat. * Menghilangkan diskriminasi rasial dan etnis dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan demikian, kata desegregasi bukan hanya merupakan konsep teoretis, tetapi juga memiliki implikasi yang sangat signifikan dalam kehidupan sehari-hari.