Arti Kata "detente" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "detente" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

detente

de·ten·te /déténte/ n peredaan ketegangan (dl hubungan antarnegara dsb): semoga politik -- antara kedua negara itu dapat dipertahankan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "detente"

📝 Contoh Penggunaan kata "detente" dalam Kalimat

1.Hubungan antara dua negara yang memiliki perbedaan politik berhasil mencapai peredaan ketegangan.
2.Perjanjian damai antara kedua negara itu mencapai titik terendah, tetapi kemudian melihat peredaan ketegangan.
3.Dalam politik internasional, peredaan ketegangan antara Amerika dan Uni Soviet menjadi titik balik penting.
4.Setelah beberapa tahun konflik, pemerintah berhasil mencapai peredaan ketegangan dan membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi.
5.Pendidikan internasional menekankan pentingnya peredaan ketegangan dalam mencegah konflik antarnegara.

📚 Artikel terkait kata "detente"

Mengenal Kata 'detente' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "detente" - Inspirasi dan Motivasi

Kata detente, yang berasal dari bahasa Perancis, memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks internasional. Peredaan ketegangan, atau detente, biasanya merujuk pada kondisi di mana dua negara atau kelompok yang memiliki konflik atau ketegangan dapat berinteraksi lebih santai dan damai. Konteks ini sering terjadi dalam hubungan antarnegara, terutama setelah perang atau konflik besar. Dalam sejarah, kata detente telah digunakan untuk menggambarkan perubahan signifikan dalam hubungan internasional. Contohnya, Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet berakhir pada tahun 1980-an, dan detente menjadi konsep yang sangat penting dalam membangun hubungan yang lebih damai. Selain itu, detente juga digunakan dalam konteks regional, seperti dalam penyelesaian konflik di Afrika atau Asia. Contoh penggunaan kata detente dalam kalimat alami adalah sebagai berikut: * "Setelah tahun 1990-an, hubungan antara Amerika Serikat dan Cina semakin detente, dengan peningkatan perdagangan dan kerja sama." * "Pada tahun 2000-an, detente antara Israel dan Palestina menjadi sangat penting dalam upaya penyelesaian konflik yang telah berlangsung lama." * "Pemerintah Indonesia berharap dapat mencapai detente dengan negara tetangga, sehingga perdagangan dan investasi dapat meningkat." Relevansi kata detente dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern dapat dilihat dalam beberapa aspek. Pertama, detente dapat digunakan sebagai inspirasi dalam membangun hubungan yang lebih harmonis dengan orang lain. Kedua, detente dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi dalam berbagai bidang, seperti bisnis, pendidikan, atau politik.