Arti Kata "egosentrisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "egosentrisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

egosentrisme

ego·sen·tris·me /égoséntrisme/ n sifat dan kelakuan yg selalu menjadikan diri sendiri sbg pusat segala hal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "egosentrisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "egosentrisme" dalam Kalimat

1.egosentrisme adalah karakter yang sulit diterima dalam lingkungan kerja.
2.egosentrisme seringkali menjadi masalah dalam hubungan persahabatan.
3.Dalam psikologi, ego-sentrisme dapat menghalangi kemampuan belajar seseorang.
4.egosentrisme seringkali ditunjukkan dalam perilaku seseorang yang selalu ingin menjadi pusat perhatian.
5.Pendidikan harus bisa mengatasi ego-sentrisme agar anak didik menjadi lebih baik.

📚 Artikel terkait kata "egosentrisme"

Mengenal Kata 'egosentrisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "egosentrisme" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Egosentrisme

Egosentrisme adalah konsep psikiatri yang menggambarkan perilaku seseorang yang selalu menjadikan diri sendiri sebagai pusat segala hal. Dalam konteks sosial, egosentrisme seringkali dihubungkan dengan perilaku egois dan tidak peduli. Konsep ini memiliki sejarah panjang dan telah dipelajari oleh psikiater dan psikolog dalam beberapa dekade terakhir. Egosentrisme seringkali dianggap sebagai sifat negatif yang dapat menyebabkan konflik dan kesulitan dalam interaksi sosial. Namun, dalam beberapa konteks, egosentrisme juga dapat diartikan sebagai sifat yang kuat dan mandiri, di mana seseorang dapat memprioritaskan kebutuhan dan keinginannya sendiri.

Contoh Penggunaan Egosentrisme dalam Bahasa

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "egosentrisme" dalam kalimat yang alami: * "Dia memiliki sifat egosentrisme yang sangat kuat, sehingga seringkali sulit untuk dia untuk mendengarkan pendapat orang lain." * "Egosentrisme dia membuatnya sulit untuk bekerja sama dengan tim dan mencapai tujuan bersama." * "Dia memiliki kecenderungan egosentrisme yang membuatnya seringkali tidak peduli dengan perasaan dan kebutuhan orang lain."

Relevansi Egosentrisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Egosentrisme dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hubungan interpersonal, kerja sama, dan bahkan dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, egosentrisme dapat diartikan sebagai sifat yang kuat dan mandiri, di mana seseorang dapat memprioritaskan kebutuhan dan keinginannya sendiri. Namun, dalam konteks lain, egosentrisme dapat dianggap sebagai sifat negatif yang dapat menyebabkan konflik dan kesulitan dalam interaksi sosial. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengenali sifat egosentrisme dalam diri sendiri dan orang lain, serta berusaha untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.