Arti Kata "eksklusif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "eksklusif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

eksklusif

eks·klu·sif /éksklusif/ a 1 terpisah dr yg lain; khusus: wartawan itu beruntung krn mendapat kesempatan mengadakan wawancara -- dng bintang tenar itu; 2 tidak termasuk: tarif losmen itu Rp50.000,00 sehari -- makan dan cucian; bus itu bermuatan 38 orang, -- supir dan kenek;
meng·eks·klusif·kan v menjadikan eksklusif; mengkhususkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "eksklusif"

📝 Contoh Penggunaan kata "eksklusif" dalam Kalimat

1.Karyawan tersebut memiliki ruang kerja yang eksklusif di gedung pusat perusahaan.
2.Pembayaran tiket masuk ke taman hiburan ini adalah Rp50.000,00 per orang, tidak termasuk makanan dan minuman.
3.Pada acara konser musik, artis utama memiliki ruang VIP yang sangat eksklusif.
4.Pengajar itu mengajarkan materi yang spesifik dan eksklusif untuk siswa yang ingin menjadi dokter.
5.Kampus ini memiliki fasilitas olahraga yang modern dan eksklusif bagi para mahasiswa.

📚 Artikel terkait kata "eksklusif"

Mengenal Kata 'eksklusif' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Eksklusif: Apa itu dan Bagaimana Menggunakannya?

Kata eksklusif memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terpisah dari yang lain, khusus, atau tidak termasuk dalam kategori tertentu. Makna ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika kata "eksklusief" pertama kali digunakan dalam bahasa Belanda untuk menggambarkan sesuatu yang terpisah dari yang lain. Dalam konteks sejarah, kata eksklusif memiliki hubungan erat dengan konsep hak istimewa. Pada masa kolonial, kolonial Belanda memberikan hak istimewa kepada beberapa golongan, seperti bangsawan dan pedagang, untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar. Konsep ini kemudian diwarisi oleh bangsa Indonesia setelah merdeka, dengan kemunculan kelas menengah yang memerlukan hak istimewa untuk meningkatkan status sosial mereka. Penggunaan Kata Eksklusif dalam Kalimat Kata eksklusif sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan sesuatu yang khusus atau terpisah dari yang lain. Berikut beberapa contoh penggunaan kata eksklusif dalam kalimat: * "Wartawan itu beruntung karena mendapat kesempatan mengadakan wawancara dengan bintang tenar itu." * "Tarif losmen itu Rp50.000,00 per hari, termasuk makan dan cucian." * "Bus itu bermuatan 38 orang, termasuk supir dan kenek." Dalam contoh-contoh di atas, kata eksklusif digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang khusus atau terpisah dari yang lain. Dalam kalimat pertama, kata eksklusif digunakan untuk menggambarkan kesempatan yang diberikan kepada wartawan. Dalam kalimat kedua, kata eksklusif digunakan untuk menggambarkan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelanggan losmen. Dalam kalimat ketiga, kata eksklusif digunakan untuk menggambarkan jumlah orang yang ada di dalam bus. Kata Eksklusif dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata eksklusif memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata eksklusif digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang khusus atau terpisah dari yang lain. Misalnya, dalam konteks bisnis, kata eksklusif digunakan untuk menggambarkan produk atau layanan yang tersedia hanya untuk klien tertentu. Dalam konteks sosial, kata eksklusif digunakan untuk menggambarkan kegiatan atau acara yang hanya tersedia untuk orang-orang tertentu. Dalam kesimpulan, kata eksklusif memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan penggunaan kata eksklusif, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.