Arti Kata "enggang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "enggang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

enggang

eng·gang n burung besar anggota suku Bucerotidae, di atas paruhnya yg besar terdapat tonjolan menyerupai cula, makanannya buah-buahan, terutama buah beringin, juga serangga, kadal, cecak, ular, tikus, kelelawar; rangkok; Buceras rhinoceros;
makanan -- akan dimakan pipit, pb
hendak melakukan sesuatu yg tidak sepadan dng tarafnya (kesanggupan dsb); mendengarkan cakap -- , pb mendengarkan bujukan musuh; pipit meminang anak -- , pb orang miskin (berderajat rendah) meminang orang kaya (berderajat tinggi dsb); selama -- mengeram, pb lama sekali; yg -- sama -- juga, yg pipit sama pipit juga, pb lebih baik berkumpul (berjodoh dsb) dng orang yg sama derajatnya (tingkatannya);
-- papan burung anggota suku Bucerotidae yg mempunyai ukuran badan paling besar di antara anggota sukunya, paruhnya panjang membengkok ke bawah; Buceros bicornis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "enggang"

📝 Contoh Penggunaan kata "enggang" dalam Kalimat

1.Di hutan hujan, beberapa spesies enggang dapat ditemukan, termasuk Buceros bicornis.
2.enggang adalah salah satu contoh burung yang memiliki ukuran badan paling besar di antara anggota sukunya.
3.Di beberapa daerah, enggang dianggap hewan suci karena konsumsi buah-buahan yang melimpah.
4.Sekitar 30 spesies enggang dapat ditemukan di berbagai wilayah Asia Tenggara hingga Asia Tenggal.
5.Burung enggang dapat hidup hingga 30 tahun di alam liar maupun di kandang.

📚 Artikel terkait kata "enggang"

Mengenal Kata 'enggang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "enggang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "enggang" memiliki makna yang kompleks dan memiliki konteks historis yang menarik. Dalam bahasa Indonesia, "enggang" merujuk pada burung besar anggota suku Bucerotidae yang dikenal dengan paruh besar dan tonjolan menyerupai cula di atas paruhnya. Namun, kata ini juga memiliki makna lain yang lebih luas, yaitu seseorang yang melakukan sesuatu yang tidak sepadan dengan tingkatannya.

Contoh Penggunaan Kata "enggang" dalam Bahasa Indonesia

Contoh penggunaan kata "enggang" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat sehari-hari. Misalnya, "Dia adalah enggang yang tidak pantas untuk menjadi pemimpin," atau "Dia meminang anak orang kaya, padahal dia adalah enggang." Dalam konteks ini, kata "enggang" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki kualifikasi atau kemampuan yang cukup untuk melakukan sesuatu.

Relevansi Kata "enggang" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "enggang" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, kata ini digunakan sebagai contoh dari seseorang yang tidak memiliki kemampuan atau kualifikasi yang cukup untuk melakukan sesuatu. Misalnya, "Dia tidak boleh enggang dan mengharapkan orang lain untuk membantunya." Dalam konteks ini, kata "enggang" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak mau bekerja keras dan mengharapkan orang lain untuk membantunya. Dalam kesimpulan, kata "enggang" memiliki makna yang kompleks dan memiliki konteks historis yang menarik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki kualifikasi atau kemampuan yang cukup untuk melakukan sesuatu. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "enggang" agar dapat digunakan dengan tepat.