Arti Kata "filogenesis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "filogenesis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

filogenesis

fi·lo·ge·ne·sis /filogénésis/ n proses perkembangan evolusi makhluk hidup

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "filogenesis"

📝 Contoh Penggunaan kata "filogenesis" dalam Kalimat

1.Ilmu filogenesis membantu kita memahami sejarah evolusi makhluk hidup di muka bumi.
2.Dalam biologi, filogenesis digunakan untuk menganalisis kekerabatan antara spesies dengan menggunakan data genetik.
3.Sejarawan menggunakan konsep filogenesis untuk mempelajari evolusi peradaban manusia.
4.Dalam kelas biologi, guru menjelaskan filogenesis sebagai proses perkembangan evolusi makhluk hidup secara detail.
5.Penelitian filogenesis membantu para ilmuwan memahami hubungan antara manusia dan primata.

📚 Artikel terkait kata "filogenesis"

Mengenal Kata 'filogenesis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Filogenesis" - Inspirasi dari Proses Evolusi Makhluk Hidup

Proses filogenesis telah menjadi topik yang menarik bagi ilmuwan dan masyarakat luas dalam beberapa dekade terakhir. Kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 untuk menggambarkan proses perkembangan evolusi makhluk hidup. Dalam konteks historis, filogenesis berkembang sebagai konsep utama dalam biologi evolusioner, yang menjelaskan bagaimana spesies makhluk hidup berkembang dan berubah seiring waktu. Dalam prakteknya, filogenesis memiliki penggunaan yang luas dalam berbagai bidang, seperti biologi, antropologi, dan kebudayaan. Misalnya, kita dapat melihat contoh filogenesis dalam evolusi manusia, di mana proses ini membantu menjelaskan bagaimana manusia modern berkembang dari nenek moyang purba. Selain itu, filogenesis juga dapat dilihat dalam konteks kebudayaan, seperti bagaimana tradisi dan nilai-nilai yang dikembangkan oleh masyarakat dapat berubah seiring waktu. Dalam kehidupan sehari-hari, filogenesis memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, pada bidang medis, filogenesis dapat membantu menjelaskan bagaimana penyakit tertentu berkembang dan berubah seiring waktu. Dalam konteks budaya, filogenesis dapat membantu menjelaskan bagaimana nilai-nilai dan tradisi yang dikembangkan oleh masyarakat dapat berubah seiring waktu. Dengan demikian, filogenesis menjadi konsep yang sangat penting dalam memahami evolusi makhluk hidup dan masyarakat manusia.