Arti Kata "gaba-gaba" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gaba-gaba" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gaba-gaba

ga·ba-ga·ba n 1 daun-daunan (terutama janur) untuk hiasan: gapura itu dihiasi dng --; 2 pintu gerbang yg dibuat dr bambu dsb yg dihiasi dng janur, daun beringin, dsb: di depan balai desa didirikan --; 3 atap dr daun rumbia atau kelapa yg dianyam;
meng·ga·ba-ga·bai v menghiasi dng gaba-gaba

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gaba-gaba"

📝 Contoh Penggunaan kata "gaba-gaba" dalam Kalimat

1.Di depan balai desa didirikan gaba-gaba yang indah dan megah.
2.Pengunjung terkesan dengan gaba-gaba yang dihiasi dengan daun-daunan cantik.
3.Ketika memasuki desa, kita akan disambut oleh gaba-gaba yang dibuat dari bambu.
4.gaba-gaba di atas atap rumah kami terbuat dari daun rumbia yang kuat dan tahan lama.
5.Pada festival budaya, masyarakat menghiasi gaba-gaba dengan warna-warna cerah untuk menambah keindahan.

📚 Artikel terkait kata "gaba-gaba"

Mengenal Kata 'gaba-gaba' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gaba-gaba" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gaba-gaba" memiliki makna yang sangat khas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, gaba-gaba merujuk pada penggunaan daun-daunan, terutama janur, untuk hiasan atau dekorasi. Dalam sejarah, gaba-gaba sering digunakan sebagai hiasan pada gapura atau pintu gerbang tradisional, seperti di desa-desa atau tempat-tempat suci.

Contoh Penggunaan Kata Gaba-gaba

Penggunaan gaba-gaba dapat dilihat dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Gapura itu dihiasi dengan gaba-gaba yang cantik." Dalam kalimat ini, gaba-gaba digunakan sebagai hiasan pada gapura. Contoh lainnya adalah "Di depan balai desa didirikan gaba-gaba yang megah." Dalam kalimat ini, gaba-gaba digunakan sebagai pintu gerbang yang dihiasi dengan janur dan daun-daunan lainnya. Selain itu, "Atap rumah itu dibuat dari daun rumbia, sehingga terlihat seperti gaba-gaba." Dalam kalimat ini, gaba-gaba merujuk pada atap yang terbuat dari daun rumbia.

Relevansi Gaba-gaba dalam Kehidupan Sehari-Hari

Gaba-gaba memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, gaba-gaba telah menjadi simbol keindahan dan keaslian. Banyak desain interior dan eksterior yang menggunakan gaba-gaba sebagai inspirasi. Selain itu, gaba-gaba juga digunakan dalam berbagai acara tradisional, seperti upacara pernikahan atau hari raya. Dengan demikian, gaba-gaba menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia yang unik dan menarik.