Arti Kata "garwa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "garwa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

garwa

gar·wa Jw n istri;
-- ampil istri yg bukan permaisuri; selir; -- padmi istri utama; permaisuri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "garwa"

📝 Contoh Penggunaan kata "garwa" dalam Kalimat

1.Istri raja memainkan peran penting sebagai garwa di istana.
2.Dalam agama Buddha, garwa adalah simbol perubahan hidup yang lebih baik.
3.Di lingkungan masyarakat, istri yang baik biasanya disebut sebagai garwa yang setia.
4.Di dalam cerita rakyat, garwa biasanya digambarkan sebagai wanita yang memiliki jiwa kuat.
5.Di perguruan tinggi, mahasiswi seringkali diundang sebagai tamu kehormatan dalam acara penerimaan garwa terbaik.

📚 Artikel terkait kata "garwa"

Mengenal Kata 'garwa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "garwa" - Inspirasi Perempuan di Masa Tua

Kata "garwa" memiliki makna yang sangat spesifik dan unik dalam bahasa Indonesia. Secara etimologis, garwa berasal dari bahasa Jawa dan memiliki beberapa arti, seperti istri, selir, atau permaisuri. Dalam konteks sejarah, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan peran perempuan di dalam masyarakat tradisional. Garwa dianggap sebagai pelindung dan penyatu keluarga, serta memiliki peran penting dalam melestarikan adat istiadat dan kebudayaan.

Penggunaan Kata "garwa" dalam Kalimat Alami

Kata "garwa" sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan peran perempuan di dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Istri saya adalah garwa yang baik, selalu menjaga keluarga dengan baik." Dalam kalimat ini, istilah "garwa" digunakan untuk menggambarkan peran perempuan sebagai istri yang baik. Contoh lain adalah, "Permaisuri adalah garwa utama di istana, memiliki peran penting dalam mengatur keuangan negara." Dalam kalimat ini, istilah "garwa" digunakan untuk menggambarkan peran permaisuri sebagai garwa utama di istana.

Relevansi Kata "garwa" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata "garwa" memiliki arti yang spesifik, namun relevansinya masih sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat modern, kata "garwa" masih digunakan untuk menggambarkan peran perempuan di dalam keluarga dan masyarakat. Selain itu, kata "garwa" juga digunakan dalam berbagai konteks, seperti budaya dan seni. Dalam seni tradisional, misalnya, garwa sering digambarkan sebagai simbol perempuan yang kuat dan tangguh. Oleh karena itu, kata "garwa" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.