Arti Kata "wirasat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wirasat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wirasat

wi·ra·sat ? firasat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wirasat"

📝 Contoh Penggunaan kata "wirasat" dalam Kalimat

1.Pembukaan kantor pemerintah tersebut merupakan warisan penting dari leluhur yang harus dijaga dengan baik.
2.Dia mewarisi bisnis ayahnya dan berharap dapat mencapai kesuksesan yang sama.
3.Pengunjung museum sering kali tertarik dengan warisan budaya yang masih terjaga dengan baik.
4.Pendidikan yang baik merupakan warisan yang paling berharga dari orang tua kepada anaknya.
5.Sebagai seorang ahli arkeologi, dia sangat bersemangat untuk mengungkapkan rahasia warisan kuno yang masih tersembunyi di bawah tanah.

📚 Artikel terkait kata "wirasat"

Mengenal Kata 'wirasat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wirasat" - Warisan yang Abadi

Kata "wirasat" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara etimologi, kata ini berasal dari kata "wi·ra·sat" dengan arti firasat, yaitu warisan atau peninggalan dari orang tua atau nenek moyang. Dalam konteks historis, kata wirasat telah digunakan untuk menggambarkan warisan budaya, adat istiadat, dan kebiasaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata wirasat sering digunakan untuk menggambarkan objek, hak, atau kebiasaan yang diwariskan dari orang tua atau nenek moyang. Misalnya, "Dia menerima warisan properti dari kakeknya" atau "Kebiasaan makan nasi goreng pada hari Minggu adalah wirasat dari keluarganya". Dalam beberapa kasus, kata wirasat juga digunakan untuk menggambarkan kebudayaan atau tradisi yang masih hidup dan berkembang hingga saat ini. Dalam kehidupan modern, kata wirasat masih sangat relevan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam konteks keluarga, wirasat dapat berupa kebiasaan makan bersama, bermain permainan tradisional, atau bahkan kebiasaan beribadah. Dalam konteks sosial, wirasat dapat berupa tradisi dan kebudayaan yang masih dipelihara oleh masyarakat, seperti tradisi pernikahan, upacara adat, atau bahkan kebiasaan berbagi dan bantuan sosial.