Arti Kata "dempok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dempok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dempok

dem·pok v, ber·dem·pok v bertumbuk (dng); berlanggaran (dng): dua buah perahu ~;
ter·dem·pok v tertumbuk (pd); terbentur (pd): ~ bahuku pd ambang pintu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dempok"

📝 Contoh Penggunaan kata "dempok" dalam Kalimat

1.Saya dan teman saya bertengkar dan kemudian terdempok satu sama lain.
2.Pertandingan sepak bola berakhir dengan terdempok lawan di lapangan.
3.Dia terdempok di depan ambang pintu dan terluka parah.
4.Pada hari itu, perahu saya dan perahu tetangga terdempok di laut.
5.Keesokan harinya, saya harus pergi ke dokter karena terdempok di kejadian kemarin.

📚 Artikel terkait kata "dempok"

Mengenal Kata 'dempok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dempok" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata dempok memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Secara resmi, kata ini memiliki dua makna, yaitu berdempok dan tertempok. Berdempok berarti bertumbuk atau berlanggaran, seperti dua buah perahu yang bertemu. Sementara itu, tertempok berarti tertumbuk atau terbentur, seperti seseorang yang terjatuh ke lantai. Kata dempok memiliki asal-usul yang menarik. Dalam bahasa Sunda, kata ini memiliki makna yang sama, yaitu bertumbuk atau terbentur. Dalam konteks sosial, kata dempok sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tidak diinginkan. Misalnya, jika seseorang dempok dengan seseorang lain karena kesalahan, maka itu berarti bahwa situasi tersebut tidak terduga atau tidak diinginkan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata dempok dalam kalimat yang alami: * Saya dempok dengan teman saya di jalan karena salah arah. * Saya terdempok saat berjalan di atas lantai yang licin. * Dua buah perahu dempok di tengah laut karena cuaca buruk. Kata dempok juga memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam konteks olahraga, kata dempok sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tidak diinginkan. Sementara itu, dalam konteks budaya, kata dempok sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak dapat dihindari atau tidak dapat diubah. Dalam kesimpulan, kata dempok memiliki makna yang luas dan kompleks, dan memiliki asal-usul yang menarik. Dalam konteks sosial, kata dempok sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tidak diinginkan.