Arti Kata "gerombol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gerombol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gerombol

ge·rom·bol, ber·ge·rom·bol v berkumpul membentuk kelompok (pasukan dsb): penjahat-penjahat ~ sepuluh sampai lima belas orang;
ge·rom·bol·an n 1 kelompok; kawanan; 2 kawanan pengacau (perusuh dsb): pd suatu subuh ~ menyerbu kampung itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gerombol"

📝 Contoh Penggunaan kata "gerombol" dalam Kalimat

1.Pengikut setia sang pemimpin bersatu dalam sebuah gerombol yang kuat dan bertekad.
2.Dalam perayaan hari besar agama, umat berkumpul membentuk gerombol yang semarak dan meriah.
3.Tentara lawan mencoba membentuk gerombol untuk menyerang posisi kami, tapi kami siap menghadangnya.
4.Dalam kehidupan liar, hewan-hewan seperti gajah dan jerapah sering berkumpul membentuk gerombol yang kuat.
5.Pengacau-pengacau menyerbu kota dengan gerombol yang berani dan mengancam ketertiban masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "gerombol"

Mengenal Kata 'gerombol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gerombol" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gerombol" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan KBBI, kata ini memiliki arti sebagai berkumpul membentuk kelompok, khususnya pasukan atau pengacau. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kelompok penjahat atau perusuh yang menyerbu suatu daerah. Dalam konteks sejarah, kata gerombol sering digunakan untuk menggambarkan gerakan-gerakan sosial yang kompleks dan berdampak besar. Misalnya, pada masa kolonial Belanda, kata gerombol digunakan untuk menggambarkan kelompok perlawanan terhadap pemerintah kolonial. Dalam konteks modern, kata ini masih digunakan untuk menggambarkan kelompok pengacau atau perusuh yang menyerbu daerah tertentu. Berikut beberapa contoh penggunaan kata gerombol dalam kalimat yang alami: - "Gerombol penjahat itu menyerbu kota dan melakukan kejahatan besar." - "Kelompok perusuh itu terdiri dari gerombol orang yang beralasan tidak puas dengan pemerintah." - "Gerombol pengacau itu menyerbu pasar dan melakukan kerusakan besar." Dalam kehidupan sehari-hari, kata gerombol memiliki relevansi yang penting dalam menggambarkan kumpulan orang yang melakukan aksi-aksi sosial yang kompleks. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan dalam konteks politik dan sosial untuk menggambarkan perlawanan atau protes terhadap pemerintah atau sistem sosial yang ada. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks penggunaan kata gerombol dalam konteksnya yang tepat.