Arti Kata "kal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kal

kal ark n ukuran isi (untuk beras dsb) yg banyaknya setengah cupak: ia memberi beras empat -- untuk bekal selama dua hari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kal"

📝 Contoh Penggunaan kata "kal" dalam Kalimat

1.Ibu membeli beras empat kal untuk bekal selama dua hari.
2.Pembeli meminta toko untuk mengisi berasnya dalam kal.
3.Dalam kitab suci, seorang nabi memberi empat kal roti kepada orang miskin.
4.Dalam pelajaran kimia, kita belajar tentang kalori yang terkandung dalam makanan.
5.Pengusaha menghabiskan banyak uang untuk membeli beras dalam jumlah kal yang besar.

📚 Artikel terkait kata "kal"

Mengenal Kata 'kal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kal" - Ukuran Tradisional yang Tetap Relevan

Kata "kal" memiliki makna umum sebagai ukuran isi, khususnya untuk beras dan barang lainnya, yang digunakan sebagai acuan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Konsep ini telah ada sejak lama dan masih digunakan hingga saat ini. Dalam konteks sosial, kata "kal" sering digunakan dalam kegiatan tradisional seperti pedagangan dan pertukaran barang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kal" sering digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, seseorang dapat mengatakan, "Dia memberi beras empat kal untuk bekal selama dua hari," atau "Saya perlu empat kal beras untuk membuat nasi goreng untuk keluarga." Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kata "kal" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kal" masih digunakan sebagai acuan dalam berbagai kegiatan. Bahkan, banyak orang masih menggunakan kata "kal" sebagai pengganti satuan ukuran seperti "cupak" atau "gantang." Hal ini menunjukkan bahwa kata "kal" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.