Arti Kata "gerompok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gerompok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gerompok

ge·rom·pok v, meng·ge·rom·pok v mengepung; mengerumuni; menggerebek

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gerompok"

📝 Contoh Penggunaan kata "gerompok" dalam Kalimat

1.Pada malam itu, polisi menggerompok rumah pelaku kejahatan dan menemukan barang bukti.
2.Para mahasiswa bergerombol di taman kampus untuk mengadakan pertemuan tentang isu lingkungan.
3.Ketika berada di hutan, kami harus bergerombol untuk menghindari serangan binatang buas.
4.Pada perang saudara, pasukan lawan menggerompok posisi kami dan mengancam untuk menyerang.
5.Mereka bergerombol di depan gedung gereja untuk menyerukan penolakan terhadap kebijakan pemerintah.

📚 Artikel terkait kata "gerompok"

Mengenal Kata 'gerompok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gerompok" - Mengepung dengan Cerdik

Kata "gerompok" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan aksi mengepung atau mengerumuni suatu tempat atau target. Hal ini biasanya dilakukan oleh sekelompok orang yang memiliki tujuan tertentu, seperti mencari keuntungan atau menghancurkan lawan. Dalam konteks sosial, kata "gerompok" juga digunakan untuk menggambarkan perilaku sekelompok orang yang menyerang atau menyeramkan lawan. Hal ini seringkali dilakukan dengan tujuan untuk menguasai atau menghancurkan lawan. Dalam beberapa kasus, kata "gerompok" juga digunakan dalam konteks keamanan, seperti menggambarkan aksi polisi atau keamanan yang mengepung suatu tempat atau individu. Menggunakan Kata "Gerompok" dalam Kalimat Kata "gerompok" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan situasi yang menyeramkan atau mengepung. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "gerompok" dalam kalimat yang alami: - "Keluarga yang miskin digegerompor oleh kehidupan yang sulit." - "Polisi yang berjaga di lapangan terbuka siap untuk menggerompor siapa pun yang mencoba memasuki area yang dilarang." - "Sekelompok anak kecil yang bermain di lapangan terbuka digegerompor oleh suara gembira dan tawa mereka sendiri." Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern Kata "gerompok" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku sekelompok orang yang menyerang atau menyeramkan lawan. Namun, dalam konteks lain, kata "gerompok" juga digunakan untuk menggambarkan aksi yang positif, seperti menggambarkan aksi komunitas yang mengepung dan membantu warga yang membutuhkan. Dalam beberapa kasus, kata "gerompok" juga digunakan dalam konteks budaya, seperti menggambarkan aksi yang menyeramkan atau menyerang dalam cerita rakyat atau sastra Indonesia. Contohnya, dalam cerita rakyat "Sangkuriang", kata "gerompok" digunakan untuk menggambarkan aksi Sangkuriang yang menyerang dan menghancurkan lawan-lawannya. Dalam kesimpulan, kata "gerompok" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dari konteks historis hingga kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan aksi yang menyeramkan atau mengepung.