Arti Kata "guam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "guam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

guam

1gu·am n sengketa; perselisihan; perkara (dl pengadilan);
ber·gu·am v berselisih; bersengketa;
per·gu·am·an n perkara; persengketaan;
pe·gu·am n pengacara; advokat

2gu·am n penyakit sariawan (radang pd selaput lendir di mulut)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "guam"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "guam" dalam Kalimat

1.Pengadilan telah menetapkan tanggal untuk memperjudikakan perkara tersebut.
2.Di pengadilan, saya akan berselisih dengan penjaga keamanan tentang hak-hak saya.
3.Dia menjabat sebagai pengacara yang andal dalam berbagai perkara sengketa properti.
4.Pemerintah harus mengadakan perundingan dengan kelompok untuk mengatasi sengketa lahan.
5.Mereka berdua telah berselisih selama berbulan-bulan tentang keputusan bisnis yang akan diambil.

πŸ“š Artikel terkait kata "guam"

Mengenal Kata 'guam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Guam" - Perselisihan dan Perkara dalam Hukum

Kata "guam" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini mengacu pada sengketa atau perselisihan, baik dalam konteks pengadilan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sejarah kata "guam" sendiri berasal dari zaman kolonial Belanda, ketika kata ini digunakan untuk menggambarkan perselisihan atau sengketa antara pihak yang berbeda. Dalam konteks hukum, kata "guam" sering digunakan untuk menggambarkan perkara atau persengketaan yang diputuskan di pengadilan. Seringkali, kata ini digunakan untuk menggambarkan perselisihan yang kompleks dan memerlukan siasat hukum yang matang. Sebagai contoh, "Pengadilan menangguhkan perkara guam terkait korupsi untuk diteliti lebih lanjut." Berikut beberapa contoh penggunaan kata "guam" dalam kalimat yang alami: "Saya memiliki guam dengan tetangga saya karena suara bising di malam hari," atau "Pengacara yang mahir dalam guam hukum sangat dibutuhkan dalam kasus ini." Dalam kedua contoh tersebut, kata "guam" digunakan untuk menggambarkan sengketa atau perselisihan yang terjadi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "guam" juga memiliki relevansi yang sangat penting. Misalnya, dalam sebuah kasus guam hukum, pengacara harus menggunakan siasat hukum yang matang untuk membela klien mereka. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata "guam" juga digunakan dalam konteks perselisihan atau sengketa antar kelompok atau komunitas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata "guam" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks hukum, kata ini digunakan untuk menggambarkan perselisihan atau sengketa, sementara dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan sengketa atau perselisihan yang terjadi.