Arti Kata "hakam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hakam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hakam

ha·kam Ar n pengantara; pemisah; wasit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hakam"

📝 Contoh Penggunaan kata "hakam" dalam Kalimat

1.Pengadilan internasional memutuskan kasus menggunakan hakam independen.
2.Sebagai hakam, dia harus tetap netral dan adil dalam setiap pertandingan.
3.Dalam permainan esports, hakam bertindak sebagai pengatur aturan dan penyelesaian sengketa.
4.Dia dipilih sebagai hakam di kompetisi sepak bola nasional karena integritasnya yang tinggi.
5.Dalam perayaan piala dunia, hakam yang berpengalaman memandu tim-tim ke lapangan.

📚 Artikel terkait kata "hakam"

Mengenal Kata 'hakam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hakam" - Pengantara dalam Dunia Olahraga

Kata "hakam" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu sebagai pengantara, pemisah, atau wasit. Makna ini telah berkembang sejak zaman kuno, ketika kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bertindak sebagai perantara atau mediator dalam berbagai situasi, termasuk dalam permainan tradisional Indonesia.

Penggunaan Kata "hakam" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam dunia olahraga, kata "hakam" sangat penting karena mereka bertanggung jawab untuk mengatur permainan dan membuat keputusan yang adil. Misalnya, dalam sepak bola, "hakam" akan mengatur permainan dan memberikan sinyal kepada pemain untuk memulai atau berhenti. Dalam kontes adat, "hakam" juga berperan sebagai pengatur dan penengah dalam menghadapi konflik antara dua belah pihak.

Relevansi Kata "hakam" dalam Kehidupan Modern

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "hakam" masih sangat relevan, terutama dalam konteks olahraga dan kompetisi. Mereka yang berperan sebagai "hakam" harus memiliki kemampuan untuk mengatur permainan dengan adil dan transparan, serta membuat keputusan yang tepat dalam situasi yang kompleks. Dalam budaya Indonesia modern, kata "hakam" juga digunakan sebagai simbol keadilan dan kejujuran, karena mereka yang berperan sebagai "hakam" harus memiliki integritas dan komitmen untuk menjaga keseimbangan dalam setiap situasi.