Arti Kata "harimau ditakuti karena giginya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "harimau ditakuti karena giginya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

harimau ditakuti karena giginya

Peribahasa orang besar dan berpangkat hanya ditakuti orang karena kekuasaan dan pangkatnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "harimau ditakuti karena giginya"

📝 Contoh Penggunaan kata "harimau ditakuti karena giginya" dalam Kalimat

1.Di masyarakat, harimau ditakuti karena giginya, bukan karena kecantikannya.
2.Seorang politisi besar yang hanya ditakuti karena kekuasaannya, bukan karena kemurahan hatinya.
3.Dalam peribahasa, harimau ditakuti karena giginya, bukan karena kekuatan fisiknya.
4.Gubernur baru di provinsi itu ditakuti karena kekuasaannya, bukan karena kebijaksanaannya.
5.Pengusaha sukses hanya ditakuti karena kekayaannya, bukan karena keahliannya.

📚 Artikel terkait kata "harimau ditakuti karena giginya"

Mengenal Kata 'harimau ditakuti karena giginya' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Harimau Ditakuti Karena Gigiinya" - Inspirasi dan Motivasi

Paragraf pertama: Makna Umum dan Konteks Historis Kata "harimau ditakuti karena giginya" adalah peribahasa yang sudah terkenal dalam bahasa Indonesia. Maknanya adalah bahwa orang besar dan berpangkat hanya ditakuti orang karena kekuasaan dan pangkatnya, bukan karena sifat atau kebiasaannya. Peribahasa ini memiliki konteks historis yang menarik, karena sebelumnya harimau dianggap sebagai hewan yang takut dan tidak berani. Namun, ketika kita melihat giginya yang tajam dan kuat, kita akan tahu bahwa harimau adalah hewan yang sangat berbahaya dan tidak seharusnya ditakuti. Paragraf kedua: Contoh Penggunaan Kata Kata "harimau ditakuti karena giginya" sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan perilaku orang besar dan berpangkat. Contoh penggunaannya adalah: "Pemimpin baru di perusahaan ini hanya ditakuti karena posisinya yang tinggi, bukan karena kemampuan dan kinerjanya yang berkualitas." Dalam kalimat ini, kata "harimau ditakuti karena giginya" digunakan untuk menggambarkan bahwa pemimpin baru hanya ditakuti karena posisinya, bukan karena kemampuan dan kinerjanya. Contoh lain adalah: "Politisi yang baru terpilih hanya ditakuti karena kekuasaannya, bukan karena kebenaran dan keadilan yang dia wakili." Dalam kalimat ini, kata "harimau ditakuti karena giginya" digunakan untuk menggambarkan bahwa politikus yang baru terpilih hanya ditakuti karena kekuasaannya, bukan karena kebenaran dan keadilan yang dia wakili. Paragraf ketiga: Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "harimau ditakuti karena giginya" memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam era demokrasi dan kebebasan berbicara, kita sering kali menghadapi situasi di mana orang besar dan berpangkat hanya ditakuti karena kekuasaan dan pangkatnya. Dalam kesempatan ini, kita harus berhati-hati dan tidak terjebak dalam situasi di mana kita hanya menakuti orang karena kekuasaan dan pangkatnya, bukan karena sifat atau kebiasaannya. Dengan demikian, kata "harimau ditakuti karena giginya" dapat dijadikan inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjadi orang yang lebih bijak dan tidak terjebak dalam situasi yang salah.