Arti Kata "hendak menangguk ikan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hendak menangguk ikan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hendak menangguk ikan

hendak menangguk ikan, ter.tang.guk batang Peribahasa mengharapkan untung, tetapi yang diperoleh kerugian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hendak menangguk ikan"

📝 Contoh Penggunaan kata "hendak menangguk ikan" dalam Kalimat

1.Saya hendak menangguk ikan, tetapi terjatuh ke dalam air.
2.Pada awalnya, dia ingin menangkap peluang bisnis yang menjanjikan, tapi terjadi bencana alam.
3.Ketika saya hendak menangguk ikan, aku justru terguling ke dalam kolam.
4.Dia merasa bahagia karena mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, tapi malah terjadi kesalahpahaman di tempat kerja.
5.Ketika ingin menangkap harta dengan cara berjudi, dia malah kehilangan semua modal.

📚 Artikel terkait kata "hendak menangguk ikan"

Mengenal Kata 'hendak menangguk ikan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hendak menangguk ikan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "hendak menangguk ikan" adalah sebuah peribahasa yang sangat populer di Indonesia. Maknanya adalah mengharapkan untung, tetapi yang diperoleh kerugian. Peribahasa ini mungkin berasal dari kegiatan nelayan yang mencari ikan dengan cara menangguk, yaitu cara menangkap ikan dengan menggunakan tangkapan yang diikatkan pada batang. Namun, jika batang tersebut tidak cocok, maka ikan yang ditangkap tidak akan sesuai dengan harapan. Peribahasa "hendak menangguk ikan" sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan situasi di mana seseorang mengharapkan hasil yang baik, tetapi ternyata mendapatkan hasil yang buruk. Misalnya, "Dia ingin membeli saham itu, tapi ternyata **hendak menangguk ikan**, kerugiannya sangat besar." Dalam contoh ini, seseorang mengharapkan keuntungan dari saham, tetapi ternyata mengalami kerugian besar. Peribahasa "hendak menangguk ikan" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam bisnis atau keuangan. Misalnya, "Perusahaan itu ingin meningkatkan penjualan, tapi **hendak menangguk ikan** karena kompetisi yang sangat ketat." Dalam contoh ini, perusahaan mengharapkan peningkatan penjualan, tetapi ternyata menghadapi kompetisi yang sangat ketat dan akhirnya mengalami kerugian. Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa "hendak menangguk ikan" dapat menjadi inspirasi untuk tidak terlalu mengharapkan hasil yang baik dan tidak terlalu khawatir jika mengalami kerugian. Dengan demikian, kita dapat menjadi lebih bijak dan tidak terlalu terjebak dalam situasi yang tidak menguntungkan.