Arti Kata "honorarium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "honorarium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

honorarium

ho·no·ra·ri·um n upah sbg imbalan jasa (yg diberikan kpd pengarang, penerjemah, dokter, pengacara, konsultan, tenaga honorer); upah di luar gaji

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "honorarium"

📝 Contoh Penggunaan kata "honorarium" dalam Kalimat

1.Pengarang buku tersebut menerima honorarium sebesar Rp 5 juta untuk mengadakan seminar.
2.Berdasarkan peraturan perusahaan, honorarium diberikan kepada konsultan yang berkontribusi besar dalam proyek tersebut.
3.Pemerintah membahas tentang peningkatan honorarium bagi guru honorer untuk meningkatkan motivasi mereka.
4.Buku puisi yang ditulis oleh seorang penyair menerima honorarium dari dewan sastra nasional.
5.Karyawan harus mengembalikan honorarium jika mereka tidak menghadiri rapat penting perusahaan.

📚 Artikel terkait kata "honorarium"

Mengenal Kata 'honorarium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Honorarium" - Pengganti Gaji yang Menghargai Jasa

Makna dan Konteks Historis

Kata "honorarium" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "honorarium" diartikan sebagai upah atau ganti rugi yang diberikan sebagai imbalan jasa, biasanya untuk seseorang yang menjalankan profesi tertentu seperti pengarang, penerjemah, dokter, pengacara, konsultan, atau tenaga honorer. Sejarahnya, konsep honorarium muncul sebagai bentuk penghargaan atas jasa yang telah diberikan, sehingga menjadi bagian dari adat istiadat dan tradisi masyarakat Indonesia.

Penggunaan Kata "Honorarium" dalam Kalimat

Kata "honorarium" sering digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam situasi formal maupun informal. Contohnya, "Dosen tersebut menerima honorarium dari universitas sebagai imbalan atas pengajarannya." Atau, "Pengarang novel tersebut menerima honorarium besar dari penerbit karena kesuksesan bukunya." Dalam kedua contoh tersebut, kata "honorarium" digunakan untuk menggambarkan upah atau ganti rugi yang diberikan sebagai penghargaan atas jasa yang telah diberikan.

Honorarium dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "honorarium" memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang menjalankan profesi tertentu, seperti dokter, pengacara, atau konsultan, memanfaatkan konsep honorarium sebagai sumber pendapatan tambahan. Selain itu, honorarium juga menjadi bagian dari budaya Indonesia modern, di mana masyarakat menghargai jasa orang lain dengan memberikan upah atau ganti rugi yang sesuai. Dengan demikian, kata "honorarium" menjadi simbol penghargaan atas jasa yang telah diberikan dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Indonesia.