Arti Kata "jamur brama" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jamur brama" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jamur brama

jamur berbentuk kerang, berbatang pendek, untuk obat sakit perut, obat kencing nanah, dan obat gosok tulang linu; cendawan merah; Boletus sanguineus; jamur brama karat jamur yang tergolong jenis Pucciniales

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jamur brama"

📝 Contoh Penggunaan kata "jamur brama" dalam Kalimat

1.Dokter merekomendasikan penggunaan jamur brama untuk mengobati infeksi saluran kencing.
2.Masyarakat setempat mengenal jamur brama karat sebagai salah satu sumber protein alami.
3.Pada zaman dahulu, jamur brama sering digunakan sebagai bahan obat tradisional.
4.Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa jamur brama memiliki potensi sebagai sumber antivirus alami.
5.Pada musim hujan, jamur brama karat sering muncul di hutan karena kelembaban tinggi.

📚 Artikel terkait kata "jamur brama"

Mengenal Kata 'jamur brama' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jamur brama" - Inspirasi dan Motivasi

Pada dasarnya, kata "jamur brama" memiliki makna yang unik dan kompleks. Dalam konteks resmi, kata ini merujuk pada jenis jamur yang berbentuk kerang, berbatang pendek, dan memiliki manfaat untuk obat-obatan tradisional, seperti sakit perut, kencing nanah, dan gosok tulang linu. Selain itu, jamur brama juga dapat merujuk pada cendawan merah yang memiliki warna merah cerah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam bidang obat-obatan tradisional dan farmasi. Contoh-contoh penggunaan kata "jamur brama" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - "Pak Darwis menggunakan jamur brama untuk merawat sakit perut ibunya." - "Ibu saya sering menggunakan jamur brama untuk mengobati kencing nanah saya." - "Di desa kami, jamur brama digunakan sebagai bahan baku untuk membuat obat gosok tulang linu." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jamur brama" memiliki relevansi yang signifikan dalam bidang obat-obatan tradisional dan farmasi. Selain itu, jamur brama juga memiliki manfaat dalam bidang kuliner, seperti penggunaan jamur brama sebagai bahan baku dalam pembuatan sup atau saus. Dalam budaya Indonesia modern, kata "jamur brama" memiliki simbolisme yang luas, seperti representasi kekuatan alam dan pengobatan tradisional. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "jamur brama" memiliki makna yang kompleks dan relevan dalam berbagai konteks. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata ini agar dapat digunakan dengan tepat dan efektif.